Geblek: Makanan Khas #1 Di Kulon Progo Wajib Banget Kamu Coba!

www.tuguwisata.com – Suatu kesempatan yang baik jika pengunjung bertandang ke Yogyakarta bisa menemukan makanan khas yang bisa dicicipi dan belum punah. Karena seiring berkembangnya zaman, ada beberapa makanan tradisional yang mulai tergerus dengan olahan kekinian yang keberadaannya lebih digemari daripada makanan tradisional. Jika menilik Kulon Progo, kalian pasti akan terngiang dengan sebuah kabupaten dengan wisata alam di perbukitan Menoreh. Namun tidak hanya wisata alamnya saja gaes, ada makanan khas Kulon Progo yang sudah legend banget dan patut kamu coba ketika berkunjung ke Kulon Progo. Geblek adalah makanan yang sering dibilang seperti cireng. Persamaannya mungkin ada pada bahan baku yang digunakan. Namun keduanya juga memiliki perbedaan yakni dibentuk dan ukurannya.

geblek kulonprogo tugu wisata

instagram: @geblek_kulonprogo

Angka 8 Menjadi Uniknya Geblek

Apabila cireng yang biasanya diolah dengan beragam rasa seperti rasa pedas atau alinnya, Geblek ini hanya memiliki rasa khas asli dari aci yang digoreng. Uniknya, makanan ini menggunakan bentuk angka delapan.

Mungkin banyak yang beranggapan memakannya suatu hal yang membuat mual. Tapi jangan salah gas, si angka 8 ini mempunyai rasa yang enak dan berbeda dari cireng pada umumnya. Apalagi jika berpasangan dengan tempe benguk, wah suatu perpaduan yang dibilang ‘mantap jiwa’ deh.

Tempe Benguk juga menjadi salah satu makanan khas Kulon Progo yang mana pembuatannya bukan dari biji kedelai melainkan dari biji benguk yang dibungkus dari daun pisang dan pasangan serasinya si geblek  renteng itu.

geblek kulon progo tugu wisata

Instagram: @iaznurmalita

Bisa Kamu Jadikan Oleh-Oleh

Geblek Jogja ini bisa digunakan sebagai salah satu oleh-oleh khas dari Kulon Progo yang bisa kamu sajikan kepada keluarga maupun kerabat. Makanan ini bisia dibawa dari mentahannya untuk kemudian digoreng sendiri di rumah. Ketahanannya cukup lama yakni empat hari meskipun tanpa pengawet.

Jika Anda menilik Kulon Progo tidak begitu sulit untuk menemukan makanan khas dari kabupaten pegunungan Menoreh ini. Banyak di area wisata yang pedagangnya menjajakannya. Adapaun referensi  yang bisa kamu temui karena sudah legend adalah sebagai berikut.

  1. Geblek Mbah Yol. Geblek tradisional ini sudah terkenal sejak dahulu kala gaes. alamatnya berada di kawasan Garang, Tawangsari, Pengasih, Kulon Progo.
  2. GG (Geblek Genduk) Bogowonto. Kalau yang ini sudah beraneka rasa lho. alamatnya berada di Stand Geblek di Pantai Congot dan Pantai Glagah.
  3. Geblek Mbah Tun Tegalsari yang beralamat di Jalan Dekso Plono Km 16 Tegalsari, Ngargoasri, Samigaluh Kulon Progo.
  4. Geblek Sali yang beralamat di Barat Masjid Pasar Bandungan, Wates, Kulon Progo.

Bagaimana? Tertarik untuk mencoba makanan khas Kulon Progo yang satu ini? akan kurang lengkap rasanya jika berkunjung ke Kulon Progo dari menikmati wisata namun belum menikmati kuliner yang ada di dalamnya. Geblek Kulonprogo juga masih ada kawannya yang lain seperti Cethot, Benguk Santen, dan juga lainnya bisa kamu cicipi lho! salam dari bagian barat kota Yogyakarta. 🙂

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya juga kulineran namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Mulai dari sewa Avanza Jogja hingga sewa Alphard Jogja. Selamat berlibur. 🙂

Ini Dawet Sambel Ada Juga Taburan Bawang dan Seledrinya Gimana Rasanya?

www.tuguwisata.com – Jika Jogja yang Anda kenal identic degan wedang ronde, wedang uwuh, dan minuman khas lain sampai ke dawet atau juga es campur yang dijajakan di banyak titik di Jogja, maka akan belum lengkap rasanya jika Anda belum menjajal minuman unik yang membuat orang penasaran. Adalah namanya Dawet Sambel Khas Kulon Progo.

Minuman Dawet yang menjadi pelepas dahaga biasanya terkenal dengan rasanya yang segar dan manis. Dawet yang identic dengan adanya cendol dan juga temannya santan dan gula merah. Namun bagaimana jika minuman menyegarkan ini bercampur dengan sambel? Kemudian dawet tersebut berpadu dengan taburan bawang goreng?

dawet sambel tugu wisata

Instagram: @makankeliling

Dawet Sambel Lain Daripada Yang Lain

Minuman dawet lain dari pada yang lain ni ada di Kulon Progo gaes. Lebih tepatnya berada di kawasan wisata Girimulyo. Dawet yang biasanya rasanya manis di tempat ini dicampur sambal dan bawang goreng. Dawet tersebut sering disebut dawet pecel. Rupanya ini menjadi minuman khas dari Menoreh. Akan tetapi keberadaannya sudah hanya segelintir.

Minuman ini masih bisa ditemui di kawasan wisata curug atau grojokan Setawing yang berada di Dusun Jonggrangan, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo. Salah satu penjual yang menjajakan minuman unik nan khas ini adalah Ibu Pariyah. Beliau telah mengenalkan  kembali jajanan pasar masa kecilnya. Bahan dari minuman ini juga tidak lain adalah dawet pecel yang mana cendolnya ditaburi dengan sambal kelapa bubuk dan juga abwang goreng, sebagai tambahannya ditambahi dengan taburan jura irisan seledri, kecambah, serta disajikan dengan gula jawa cair.

Sambel Apasih Yang Digunakan?

Adalagi pelengkapnya yakni sayuran rebus seperti pecel. Sambel yang disajikan memang bukan sambel biasa namun dengan irisan kelapa yang disangrai lalu ditumbuk dengan cabai merah, bawang putih, serta gula pasir dan juga garam. Untuk harganya sendiri sangatlah murah yakni satu porsi kecil yang dibungkus plastic hanya dikenakan harga Rp. 1.500.

Bagaimana? Anda penasaran dan berani mencoba? Jika bertandang ke Kulon Progo khususnya ke curug Setawing bisa nih mampir untuk mencicipi uniknya minuman khas Kulon Progo. Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Mulai dari sewa Avanza Jogja hingga sewa Alphard Jogja. Selamat berlibur. 🙂

Growol: Khas Kulon Progo Yang Nyaris Hilang Padahal Memiliki Khasiat

GROWOL: KHAS KULON PROGO YANG NYARIS HILANG PADAHAL MEMILIKI KHASIAT!

www.tuguwisata.com – Menilik kabupaten di kawasan pegunungan Menoreh berarti menilik Kulon Progo. Sebuah kabupaten yang terkenal dari wisata alamnya yang sangat potensial seperti Kalibiru. Namun tidak hanya dari wisata alamnya, namun juga dari makanan khasnya yang telah melegenda. Salah satunya adalah Growol.

Makanan ini merupakan makanan khas tempo dulu yang digunakan sebagai pengganti nasi. Bahan dasar makanan ini berasal dari singkong. Makanan khas dari Kulon Progo yang melegeda tersebut sangat erat kaitannya dengan sejarah dari berdirinya Kulon Progo.

Mungkin akan berbeda favoritnya dengan Thiwul maupun Gatot yan rasanya manis, Growol tidak memiliki rasa alias hambar. Untuk menemani rasanya biasanya makanan ini disajikan bersama dengan srundengm tempe benguk maupun ketak. Namun seiiring dengan perkembangan zaman, ia telah dimodifkasi menjadi makanan yang manis dan juga beraneka ragam rasa.

growol kulon progo tugu wisata

Sumber: http://berita-jogjakarta.blogspot.co.id

KISAH

Pada tahun 1814, Serat Centhini menceritkan makanan sayur besengek yang pada umumnya dihidangkan dengan nasi. Akan tetapi oleh masyarakat Kulon Progo menjadikan sayur ini teman dari Growol. Suatu kebiasaan yang telah terpelihara warga Kulon Progo hingga kini. Selain adanya sayur besenguk, Growol juga menjadi rekan dari Pentho yang bahannya dari kelapa muda dan telur. Kemudian kethak yang berbahan dasar baku endapan dari pengoolahan minyak kelapa.

Cara pembuatannya terbilang cukup memakan waktu. Growol yang berasal dari singkong ini kemudian dikupas kulitnya dan dicuci hingga bersih. Kemudian ketela dan singkong direndam hingga tiga hari. Setelah tiga hari perendaman selanjutnya air rendaman dibuang dan singkong tersebut dicuci kembali sembari diuleni dengan lembut. Lalu singkong dikukus hingga matang. Barulah setelah matang ketela pohon ini ditumbut dan dicetak. Lalu dibungkus menggunakan daun pisang. Makanan ini bisa bertahan hingga 3 hari.

Makanan satu ini sudah hampir sulit dijumpai di pasaran kecuali pasar tradisionnal. Jika masih adapun hanyalah penjual growol ibu-ibu yang usianya sudah lanjut. Untuk harganya sendiri, Growol utuh dikenakan harga Rp. 25.000 hingga Rp. 30.000 namun adapula yang menjual irisan lebih kecil dengan harga Rp. 3.000 hingga Rp. 5.000.

KHASIAT

Siapa sangka jika makanan yang hampir punah ini bisa mencegah diare. Berdasarkan penelitan yang dilakukan oleh Suharni (1984), growol yang telah mengalami fermentasi alami ini menumbuhkan mikroba Coryneform, Streptococcus, Bacillus, Actinobacter yang kemudian diikuti oleh Lactobacillus dan yeast hingga akhir fermentasi.

Selama prosesnya, bakteri asam laktat yang kemudian tumbuh dominan ini bersifat anaerob, amilolitikdan fermentative. Jumlah bakteri asam laktat pada growol setiap gramnya sebesar 1,64 x 108. Suatu khasiat citarasa warga Kulon Progo sejak zaman dahulu.

growol kulon progo tugu wisata

Sumber: www.bloggerpurworejo.com

Selain adanya Growol, adalagai makanan khas Kulon Progo lainnya yang dapat ditemukan seperti Geblek. Geblek telah menjadi mascot lain di Kulon Progo. Keberadaannya juga di berbagaisudut kota pegunungan Menoreh ini. jika Geblek sudah mengakar menjadi sebuah Batik “Geblek Renteng” yang wajib dijajal dikenakan di pemerintahan sipil dan sekolah, mungkin ada kalanya Growol juga menjadi ikon kota Wates yang sedang digencarkan oleh Bupati Kulon Progo.

Demikian makanan khas yang sedang diberdayakan kembali agar tidak punah. Makanan tradisional yang mempunyai khasiat di kesehatan ini telah menjadi warisan kuliner yang patut dijaga olehwarga modern. Selamat mencoba! Kalu ingin jalan-jalan ke Kulon Progo hubungi kami lho. Kami memiliki jasa sewa mobil Jogja yang juga bisa Anda manfaatkan untuk berkeliling Jogja.

Geplak: Satu Dari Makanan Khas Bantul Yang Wajib Anda Coba

GEPLAK: SATU DARI MAKANAN KHAS BANTUL YANG WAJIB ANDA COBA!

www.tuguwisata.net – Kota Gudeg, sebutan dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang sudah melejitkan namanya hingga ke seluruh penjuru dunia. Jogja demikian akrabnnya memang menghadirkan ragam pesona budaya hingga kuliner khas yang menjadikan siapapun rindu untuk kembali ke kota ini lagi. Gudeg yang terkenal dengan khasnya yang manis ternyata tidka seorang diri. Ia ditemani oleh beberapa makanan lain yang manis-manis pula. Sebut saja salah satu makanan manis tersebut adalah Geplak.

Geplak merupakan salah satu dari kuliner atau makanan khas Bantul. Makanan ini termasuk jenis makanan ringan. terbuat dari parutan kelapa dan gula merah juga gula pasir. Geplak ini mempunyai bentuk yang unik juga rasanya yang khas. Sehingga tidak salah ali jika makanan ini sangat digemari oleh masyarakat. Juga banyak wisatawan yang datang dan menjadikan Geplak ini sebagai oleh-oleh. Suatu makanan tradisional yang khas dan sangat terkenal serta telah menjadi salah satu mascot makanan dari kabupaten di selatan kota Jogja.

Geplak Khas Bantul Tugu Wisata

Instagram: @chefjourneys

Ciri Khasnya Warna-Warni

Ciri khas Geplak adalah bentuknya yang bulat dan warnanya yang seperti pelangi berwarna-warni. Selain itu, rasa dari parutan kelapa ini memberikan rasa khas manis dan menjadi cita rasa kuliner khas ini. Dalam proses pembuatannya, pertama daging kelapa direndam ke dalam air kelapa higga minyak terangkat. Selanjutnya daging kelapa tersebut dicuci bersih lalu diparut. Parutan tersebut lalu dimasak sekaligus dengan gula dan juga perwarna makanan. Kemudian didinginkan dan dibentuk bulat setelhh itu barulah proses pengemasan.

Pengemasan Geplak ini biasanya menggunakan ‘besek’ yang terbuat dari anyaman bamboo. Di dalam satu kemasan besek ini biasanya berisi banyak Geplak warna-warni. Awalnya makanan manis ini hanya memiliki dua warna yakni putih dan coklat. Warna putih biasanya untuk gula pasir atau gula tebu, adapun yang berwarna coklat berasal dari gula jawa.

Menilik perkembangan zaman, para penggiat Geplak ini berinovasi dengan mengkreasikan warna dan juga rasa. Warna Geplak yang mulanya hanya terdiri dari dua macam warna kini berubah menjadi bermacam-macam warna diantaranya merah, kuning, hijau, putih, dan juga coklat. Sementara itu, dari rasa Geplak sendiri yang mulanya hanya rasa gula tebu dan gula jawa kemudian dikembangkan menjadi rasa kacang, jahe, strawberry, durian, dan juga rasa-rasa lainnya.

Geplak Khas Bantul Tugu Wisata

Instagram: @jogjasecret5758

Sudah Tersebar di Sudut Jogja

Makanan khas Bantul ini sudah tidak hanya ditemukan di kawasan Bantul saja. Makanan khas Bantul ini bisa ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh di Jogja. Adapula industry rumahan yang biasanya memproduksi makanan ini. Yang menjadi pembeda yakni di ciri khas dan segi rasa juga dari kemasan-kemasannya.

Jika Anda berkunjung ke Jogja atau ke Bantul khususnya, tidak ada salahnya untuk membawa pulang makanan khas ini sebagai oleh-oleh untuk sanak saudara karena khas manisnya bisa menjadi penawar rasa gundah gulana dari penat rutinitas yang menyibukkan.

Selain Geplak, adapula makanan khas lainnya yang bisa Anda temukan di kota Bantul misalnya ada Mangut Lele, Gudeg Manggar, Sate Klathak, Bakmi Penthil, Peyek Tumpuk, Mie Des, Kue Adrem, Bakmi Lethek, dan minuman penghangat badan dan berkhasiat yakni Wedang Uwuh. Tentu selain makanan tersebut masih ada banyak makanann lain yang dapat ditemukan di kawasan Bantul dan sekitarnya gan.

Berwisata ke Jogja namun tidak mencicipi kuliner lokal yang sudah melegenda berasa hanya separuh nyawa yang jalan-jalan. 😀 nah kalau mau lengkap boleh juga lho ambil paket wisata Jogja murah dari kami. Kami juga menyediakan sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk berkeliling dan mengangkut oleh-oleh khas Jogja. Ayo liburan bersama kami. 🙂

× 08112635846