Tahukah Cethot Si Makanan Tradisional Yang Sudah Hampir Punah?

www.tuguwisata.com – Menjumpai beragam kuliner Indonesia memang terbilang unik. Warga tanah air dengan kreativnya berhasil mengolah beragam makanan menjadi bahan pokok. Suatu cara yang awalnya aneh menjadi mungkin. Salah satu contohnya adalah warga di daerah Kulon Progo Yogyakarta. warga setempat menggunakan olahan singkong sebagai makanan pokok pada waktu kesulitan bahan pangan. Salah satu olahan tersebut adalah Cethot.

Makanan khas Kulon Progo ini menjadi makanan sejenis kue olahan denga bahan dasar singkong. Singkong yang digunakan untuk bahan baku kue cethot ini yang dipilih harus yang sudah benar tua dan keadaaannya segar alias tidak wayu. Kemudian, singkong segar tersebut dikupas selanjutnya diparut. Kini, pemarutan singkong bisa dengan menggunakan mesin. Dahulu, pemarutannya dilakukan secara manual yakni menggunakan kokrok.

cethot tugu wisata

Sumber: http://wisata-kulonprogo.blogspot.co.id

Proses Pembuatan Makanan Cethot Cukup Lama

Selanjutnya parutan singkon tersebut dikukus dengan menggunakan langseng yaknni soblok sampai dengan matang. Pengukusannya berlangsung sekitar 1 jam hingga 1,5 jam. Sementara itu, untuk menanadai adonan matang yakni apabila di bagian tengahnya sudah tidak berupa parutan singkong yang gembur namun sudah menjadi kenyal. Selanjutnya ketika sudah matang, adonan diangkat kemudian ditiriskan di nampan atau ‘tampah’ bamboo dengan dialasi plastic atau juga daun pisang. Setelah itu di lumat dan diliat. Selanjutnya adonan cethot yang sudah jadi dibiarkan agar menjadi dingin.

Untuk menjadi panganan yang dikonsumsi adonan cethot ini selanjutnya diiris menjadi kotak dengan berukuran 5×5 cm atau juga diiris seperti wajik. Kemudian paduan lebih asyiknya lagi ditemani dengan parutan srundeng. Srundeng adalah kelapa parut yang diberikan bumbu seperti ketumbar, lengkuas, daun salam, bawang merah dan bawang putih, serta gula merah, selanjutnya di sagrai hingga warnanya kecoklatan.

Cethot Ini Sudah Melegenda Dari Lama

Makanan cethot ini masih sangat populer di dusun Tepus Somorejo pada tahu 1980. Yang mana kala itu tingkat ekonomi masyarakat masih belum tinggi. Oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti beras masih dirasa kesulitan. Sehingga pada tahu 1990an, banyak warga yang berhasil menjadikan olahan singkong menjadi makanan yang mengenyangkan. Namun seiiring dengan pergeseran zaman, makanan ini sudah mulai langka dan nyaris punah sehingga cukup sulit dicari keberadaannya kecuali di kawasan pedesaan.

Demikian salah satu makanan khas pedesaan daerah Kulon Progo ini. bagi Anda yang penasaran mungkin bisa membuatnya sendiri dengan langkah seperti yang telah dijelaskan tersebut. Selamat mencoba 🙂 Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Mulai dari sewa Avanza Jogja hingga sewa Alphard Jogja. Selamat berlibur. 🙂

 

Immanuel

About Immanuel

× 08112635846