Situs Goa Sentono: Ceruk Yang Menjadi Kuil Pada Masanya

www.tuguwisata.com – Ragam situs yang berada di Yogyakarta telah menjadi sebuah bukti sejarah peninggalan orang terdahulu. Biasanya situsnya dibuktikan dari adanya candi, atau juga situs lain sepeti batu-batu besar purbakala. Satu lagi situs yang berada di Yogyakarta yang rupanya berada di bawah perbuktian candi Abang. Adalah situs goa Sentono. Situs Goa Sentono berada di desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

situs goa sentono tugu wisata

Instagram: @goten444

Lokasi situs ini berada di bawah bukit yang berdekatan dengan Candi Abang. Situs ini merupakan sebuah goa buatan yang telah dipahat di sebuah batu. Oleh karena itu, goa ini lebih tepat disebut dengan ceruk. Di situs ini terdapat pahatan Trimurti yang berada di antara kedua ceruk. Dihadapannya terpahat lagi sepasang lingga yoni.

Dalam ceruk pertama ini adalah sebuah relief yang sangat mirip dengan meru atau gunung dan juga sebuah Yoni di lantainya. Ceruk kedua atau ceruk tengah ini terdapat relief dewa Siwa dn juga sebuah Lingga Yoni. Di ceruk ketiganya adalah sebuah Lingga Yoni dan dindingnya yang berupa relief Agastya dan Durga.

Situs Goa Sentono ini sangat erat kaitannya dengan adanya pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno yang mana penganutnya mayoritas beragama Hindu dan Buddha.

Jika dilihat dari oranmennya yang berda di dalam ceruk maka besar kemungkinannya bahwa pada zaman dahulu masyarakat menggunakan goa ini sebagai temapt pemujaan untuk dewa-dewa umat Hindu atau kuil. Bukti selanjutnya bisa dilihat dari keberadaan Lingga Yoni yang menjadi lambing kesuburan. Kemudian adalah relief dewa Agastya yang merupakan perwujudan dari dewa Siwa dalam bentuk mahaguru. Dan juga adapula dewi Durga yang merupakan dewi kebaikan yang mana istri dari dewa Siwa.

Segala situs yang berada di Jogja khususnya memang bisa menjadi daya tarik wisata sejarah tersendiri bagi wisatawan. Akan lebih baik nih ages kalau kalian ingin berkunjung ke candi Abang bisa mampir sejenak untuk napak tilas masa persembahan zaman Hindu di Yogyakarta khususnya daerah Berbah. Salam Dolaners.

situs goa sentono

Instagram: @adityarevianur

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚

situs sokoliman tugu wisata

Situs Sokoliman Gunungkidul Terpanggil Untuk Dilirik, Napak Tilas Zaman Batu Besar

www.tuguwisata.com – Ada lagi sebuah situs bersejarah yang berada di Kabupaten Gunungkidul DI Yogyakarta. Kali ini situs bersejarah yang ada bukan sebuah candi namun sebuah batu besar zaman Batu Tua. Sebuah artefak kuno yang sangat dipercaya sebagai bukti peninggalan dari era Megalitikum. Juga menjadi sebuah keyakinan bahwa Gunungkidul merupakan salah satu kawasan tempat tinggal manusia purba. Salah satu situs sejarah purbakala terbesar yang ada di Gunungkidul yang datang dari era Megalitikum ini adalah di kawasan Situs Sokoliman.

situs sokoliman tugu wisata

Instagram: @erwan_heri

Situs Sokoliman berasal dari sebuah dusun yang berada di Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul

Awal mula nama Sokoliman sendiri berasal dari ditemukannya beberapa bebatuan besar yang berada di salah satu lahan pertanian. Kata liman sendiri berasal dari kata lima alias angka lima. Lima yang dimasuk adalah lima buah soko yang berbentuk batu besar. Batu batu ini rupanya telah ditemukan oleh arkeolog di masa pemerintahan Belanda bernama JL Moens tahun 1934.

Beberapa temuan situs artefak berikutnya adalah beberapa kubur batu yang ditandai dengan bebatuan lonjong dan lempeng batu yang serupa dengan nisan.

Tak jauh dari lokasi kubur batu, terdapat batu batu yang di susun serupa dengan jajaran baru yang dianggap sebagai jalan ke altar. Jajaran bebatuan ini berserakan namun pada waktu ditemukan dalam bentuk menyerupai batu bata besar dengan bentuknya yang masih kasar.

Sementara itu di sekitar lokasi juga ditemukan beberapa batu yang menyerupai menhir atau meja besar yang dianggap sebagai altar. Menhir inilah yang kerap disebut Sokoliman.

situs sokoliman tugu wisata

Instagram: @y_sembiring

Di sekitar lokasi juga terdapat sebuah gua purbakala dengan bentuk yang unik. Seperti bebatuan raksasa yang disusun dengan bentuk sedemikian rupa menjadi rumah pada masa lampau.

Dekat dengan situs goa di Sokoliman ini adalah situs sumur gede yang menandakkan bahwa pada zaman dahulu ada aktivitas manusia. Sumur menjadi symbol kebutuhan dasar manusia seperti minum dan juga bercocok tanam sederhana.

Hingga kini situs bersejarah di kawasan Sokoliman tengah menjadi sebuah destinasi dari kunjungan para pakar arkeolog dunia untuk dilakukan adanya riset. Terlebih dekat dengan situs ini terdapat sebuah situs Gondang dan situs Gunung Bang. Keduanya ini juga menjadi salah satu pusat bukti temuan sejarah purbakala di Gunungkidul. Kabarnya lagi dari hasil riset telah ditemukan adnaya beberapa temuan baru berupa perabotan rumah tangga seperti tembikar dan gagang pedang.

Ada banyak sejarah yang ada di sekitar kita yang rupanya terpanggil ingin dilirik. Mungkin ada baiknya memang jika kita sebagai generasi terkini tidak sekedar menikmati wisata kekinian namun juga perlu melirik daya tarik lain yang nasibnya mulai terbengkalai dan sering dilupakan. Selain situs ini, di Gunungkidul juga masih banyak situs lain yang perlu diperhatikan. meski mungkin seonggok batu, namun bagaimanpun ia tetap menjadi sejarah perjalanan nasib bangsa.

Nah bagaimana? Tertaik untuk napak tilas sejarah mengenai zaman Batu Besar alias Megalitikum di Gunungkidul ini? Meski bukan arkeolog kamu juga bisa belajar sejarah di Gunngkidul ini gaes khususnya di dusun Sokoliman tentang sebuah situs besa, Situs Sokoliman.Β 

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚

situs arca gupolo tugu wisata

Adalah Situs Arca Gupolo Yang Berada Di Tengah Hutan!

www.tuguwisata.com – Banyaknya situs yang berada di daerah Yogyakarta ini memang selalu menarik dan membuat penasaran dari asal-usulnya, maupun mitos dibalik sebuah situs yang biasa kental mengelilingi masyarakat Jawa. Jika Prambanan, Kalasan, Plaosan, sudah kalian ketahui, lalu tahukan kalian tentang situs Arca Gupolo? Di desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, terdapat sebuah situs yang wajib banget kamu kunjungi jika mencintai dan memiliki daya tarik terhadap sejarah dan kebudayaan.

Situs Arca Gupolo berada di dalam sebuah hutan di ketinggian 195 mdpl. Lokasinya berada dekat dengan Candi Ijo, yakni hanya berjarak sekitar satu kilometer. Untuk menilik situs Ara Gupolo ini pengunjung harus melewati jalan menanjak ke kawasan Candi Ijo. Selanjutnya terdapat gapura berwarna hijau dengan gambar pancasila di kanan jalan. Sayangnya kendaraan tidak dapat menjangkau dekat dengan lokasi. Oleh karena itu bisa dititipkan dan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui jalan setapak ke Situs Arca Gupolo.

situs arca gupolo tugu wisata

Instagram: @goten444

Dibalik sebuah situs pasti menyimpan sejarah walaupun cerita aslinya belum pasti karena yang diceritakan masyarakat pasti berbeda-beda versinya.

Ada yang menyebutkan bahwa Gupolo dahulu adalah seorang patih Raja Keraton Ratu Boko, yakni ayah dari Roro Jonggrang. Gupolo adalah orang yang menguburkan Bandung Bondowoso d sumur Jalatunda karena kebenciannya telah membunuh Raja Ratu Boko. Akan tetapi berkat kesaktiannya, Bandung Bondowoso dapat lolos dari kematian dan justru berniat menyunting Roro Jonggrang. Sumur tersebut berada di kawasan hutan situs yang kini masih dimanfaatkan oleh warga.

Di versi lain ada yang menerangka bahwa Gupolo adalah nama lain dari Agastya. Dia ini adalah seoran resi besar yang sangat sakti dan disegani di agama Hindu. Berkat kesaktiannya tersebut ia dijuluki Mahaguru oleh penduduk. Ia juga dipercaya sebagai perwujudan Dewa Siwa di dunia yang turun untuk mengajarkan Darma. Dan namanya telah disebutkan di dalam kitab Ramayana dan Mahabarata.

Keistimewaan yang ada pada Situs Arca Gupolo di Jogja ini adlaah adanya arca Agastya yang memiliki ukuran dua meter tengah berdiri tegak memegang senjata trisula. Dan ini dipercaya sebagai perwujudan Dewa Siwa. Di sekitarnya terdapat tujuh buah arca Dewa Hindu lain yang ebrada dalam posisi duduk. Namun keadaannya sudah tidak berkepala.

Di sebelah barat daya di lokasi yang sama terdapat sebuah arca Ganesha dengan ukuran 605 x 400 cm dengan tebalnya 125 cm. Dan lagi-lagi sayangnya sudah tidak berkepala. Di barat lautnya terdapat sebuah batu dengan bentuk segi lima yang tidak beraturan dengan nama Batu Kotak dan Batu Gong. Di sampingnya adalah sebuah Batu Blencong dan tiga buah Batu Kandang.

Keunikan lain yang ditemukan di situs Arca Gupolo ini adalah adanya patok penyangga dengan empat versi tulisan. Yakni, tulisan dengan bahasa Indonesia Kuno, Bahasa Jawa, Bahasa Belanda, dan Nomor Registrasi Situs.

Kerindangan di hutan ini membuat pengunjung betah untuk mengamati situs purbakala yang menjadi saksi sejarah adanya masyarakat terdahulu dengan berbagai kepercayaan. Akan lebih baik jika sbeagai manusia modern dan sebagai warga negara yang baik, bagi siapapun yang berkunjung untuk ikut turut serta melestarikan warisan dunia ini. Agar di kemudian hari anak cucu kita bisa mengetahui ragam kebudayaan dan sejarah yang ada di daerahnya yang menjadi bentuk bagian dari perkembangan kehidupan masyarakat khususnya di Yogyakarta.

Coba Telisik Arca Bugisan, Ada Berapa Arca Yang Ada Di Situs Ini?

www.tuguwisata.com – Masih menilik mengenai sejarah dan budaya yang ada di kota Yogyakarta. begitu banyak peninggalan bersejarah yang patut diketahui sebagai penambahan wawasan dan pengetahuan akan sejarah dan kebudayaan. Jogja menjadi kota di zaman kerajaan Mataram Kuno, yang mana di atas tanah Jogja tersimpan banyak sekali situs bersejarah khususnya candi. Candi yang berada di kawasan ini mengingatkan bahwa pada masa pemerintahan Mataram Kuno banyak yang menagnut agama Hindu maupun Buddha, sehingga tidak jarang telah ditemukan berbagai situs yang menjadi napak silas kebudayaan di kota Gudeg ini. Sebuah situs yang bisa menjadi wisata sejarah ketika di Jogja dalah Situs Arca Bugisan.

situs arca bugisan tugu wisata

Sumber: http://buddhazine.com

Situs Arca Bugisan sering juga disebut sebagai Arca Proliman

Di situs ini terdapat enam buah arca Buddha berukuran besar. Arca ini duduk berjejeran. Namun keadaaannya sudah tidak utuh lagi sejak ditemukan.

Di sekitar area situs ini juga banyak ditemukan batu yang tersebar di dekat rumah penduduk dan juga area pemakaman. Batu-batu tersebut merupakan makara, batu polos, batu berelief, dan adapula yang mirip dengan stupa. Diperkirakan apda zaman dahulu di lokasi ini terdapat sebuah candi Buddha yang cukup besar. Keadaan memprihatinkan tersebut hingga kini belum ada proses perbaikan kembali. Mirisnya dari keenam arca, hanya satu yang memiliki kepala.

Situs Arca Bugisan terletak di dusun Bugisan, Purwomartani, Kalasan, Yogyakarta. Akses menuju ke situs ini bisa melalui Prambanan menuju Kalasan. Selanjutnya kea rah Proliman dan gang pertama masuk ke kiri.

Dari keadaaannya memang situs arca Bugisan ini tidak semenarik situs sejarah lain yang ada di Yogyakarta. namun jika kamu ingin menilik lebih lanjut keadaan dan keberadaaan situs, sangat memungkinkan untuk kamu belajar sejarah dnegan pengamatan langsung. Semakin banyak kunjungan akan membuat daya tarik pelestarian semakin tinggi. Semoga situs lainnya keadaannya mulai dipedulikan.

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚

Situs Candi Bubrah Ini Nasibnya Sama Dengan Situs Keblak

www.tuguwisata.com – Lagi-lagi adalah situs peninggalan dari zaman terdahulu yang keadaannya membuat miris. Berserakan, tidak beraturan, dan tidak terurus di Jogja. Yogyakarta memang menjadi wilayah dengan peninggalan situs mungkin bisa dikatakan paling banyak mengingat kepercayaan yang dianut pada zaman dahulu bekas kerajaan Mataram Kuno adalah Hindu dan Buddha. Oleh sebab itu tidak heran jika ditilik, tanah Jogja ini memiliki banyak sekali situs seperti candi, tempat ibadah para umat Hindu dan Buddha. Salah satunya adalah situs candi Bubrah.

Situs Candi Bubrah, begitu penyebutan sebuah peninggalan sejarah yang ada di Dusun Candi Barong, Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. menyusuri jejak sejarah sebuah peninggalan dari aktivitas manusia pada masa lampau bisa dilihat melalui adanya berbagai temuan seperti di situs candi Bubrah.

Image result for situs singo barong atau candi bubrah

Sumber: http: //yacob-ivan.blogspot.co.id

Candi Bubrah juga dikenal sebagai situs Singo Barong

Wilayah kecamatan Prambanan memang terbukti menyimpan banyaknya situs purbakala. Meski satu area, situs yang berada di wilayah ini tidak semegah candi Prambanan, yang mana telah menajdi ikon wisata sejarah kota Jogja.

Situs candi Bubrah ini mirip nasibnya dengan situs Keblak yang lokasinya tidak begitu jauh dari wilayah ini. Bebatuan candi-candi tersebut atau artefaknya ini terlihat berserakan.

Akses menuju ke lokasi dari kota Yogyakarta bisa melalui pertigaan lampu merah kea rah piyungan dan ratu Boko (Jl. Prambanan-Piyungan). Selanjutnya ikuti arah ke candi Ijo – perempatan belok kiri – situs candi Keblak – lurus ada kandang sapi – tracking ke kebun – situs candi Bubrah.

Keberadaaan situs candi ini masih belum juga diketahui keagamaan yang dianut baik Hindu atau Buddha. Pasalnya kondisi batu di situs candi Keblak ini hanyalah beruoaΒ  batu yang tersebar. Beberapa diantaranya masih terlihat relief atau ukiran-ukirannya. Yang mengenaskan adalah batu ini tersebar bahkan di dekat kandang ataupun pekarangan rumah warga.

Penduduk menyebut situs ini sebagai candi Barong karena konon pernah ditemukan hiasan kala yang disebut sebagai barong.

Di lokasi juga terdapat arca, pernah digali oleh warga namun akhirnya dikubur kembali. Berserakan, rusak, dan tidak teratur, adalah sebab penyebutan situs tersebut bernama situs candi Bubrah.

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚

1 2 3 4 5 9
× 08112635846