situs arca gupolo tugu wisata

Adalah Situs Arca Gupolo Yang Berada Di Tengah Hutan!

www.tuguwisata.com – Banyaknya situs yang berada di daerah Yogyakarta ini memang selalu menarik dan membuat penasaran dari asal-usulnya, maupun mitos dibalik sebuah situs yang biasa kental mengelilingi masyarakat Jawa. Jika Prambanan, Kalasan, Plaosan, sudah kalian ketahui, lalu tahukan kalian tentang situs Arca Gupolo? Di desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, terdapat sebuah situs yang wajib banget kamu kunjungi jika mencintai dan memiliki daya tarik terhadap sejarah dan kebudayaan.

Situs Arca Gupolo berada di dalam sebuah hutan di ketinggian 195 mdpl. Lokasinya berada dekat dengan Candi Ijo, yakni hanya berjarak sekitar satu kilometer. Untuk menilik situs Ara Gupolo ini pengunjung harus melewati jalan menanjak ke kawasan Candi Ijo. Selanjutnya terdapat gapura berwarna hijau dengan gambar pancasila di kanan jalan. Sayangnya kendaraan tidak dapat menjangkau dekat dengan lokasi. Oleh karena itu bisa dititipkan dan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui jalan setapak ke Situs Arca Gupolo.

situs arca gupolo tugu wisata

Instagram: @goten444

Dibalik sebuah situs pasti menyimpan sejarah walaupun cerita aslinya belum pasti karena yang diceritakan masyarakat pasti berbeda-beda versinya.

Ada yang menyebutkan bahwa Gupolo dahulu adalah seorang patih Raja Keraton Ratu Boko, yakni ayah dari Roro Jonggrang. Gupolo adalah orang yang menguburkan Bandung Bondowoso d sumur Jalatunda karena kebenciannya telah membunuh Raja Ratu Boko. Akan tetapi berkat kesaktiannya, Bandung Bondowoso dapat lolos dari kematian dan justru berniat menyunting Roro Jonggrang. Sumur tersebut berada di kawasan hutan situs yang kini masih dimanfaatkan oleh warga.

Di versi lain ada yang menerangka bahwa Gupolo adalah nama lain dari Agastya. Dia ini adalah seoran resi besar yang sangat sakti dan disegani di agama Hindu. Berkat kesaktiannya tersebut ia dijuluki Mahaguru oleh penduduk. Ia juga dipercaya sebagai perwujudan Dewa Siwa di dunia yang turun untuk mengajarkan Darma. Dan namanya telah disebutkan di dalam kitab Ramayana dan Mahabarata.

Keistimewaan yang ada pada Situs Arca Gupolo di Jogja ini adlaah adanya arca Agastya yang memiliki ukuran dua meter tengah berdiri tegak memegang senjata trisula. Dan ini dipercaya sebagai perwujudan Dewa Siwa. Di sekitarnya terdapat tujuh buah arca Dewa Hindu lain yang ebrada dalam posisi duduk. Namun keadaannya sudah tidak berkepala.

Di sebelah barat daya di lokasi yang sama terdapat sebuah arca Ganesha dengan ukuran 605 x 400 cm dengan tebalnya 125 cm. Dan lagi-lagi sayangnya sudah tidak berkepala. Di barat lautnya terdapat sebuah batu dengan bentuk segi lima yang tidak beraturan dengan nama Batu Kotak dan Batu Gong. Di sampingnya adalah sebuah Batu Blencong dan tiga buah Batu Kandang.

Keunikan lain yang ditemukan di situs Arca Gupolo ini adalah adanya patok penyangga dengan empat versi tulisan. Yakni, tulisan dengan bahasa Indonesia Kuno, Bahasa Jawa, Bahasa Belanda, dan Nomor Registrasi Situs.

Kerindangan di hutan ini membuat pengunjung betah untuk mengamati situs purbakala yang menjadi saksi sejarah adanya masyarakat terdahulu dengan berbagai kepercayaan. Akan lebih baik jika sbeagai manusia modern dan sebagai warga negara yang baik, bagi siapapun yang berkunjung untuk ikut turut serta melestarikan warisan dunia ini. Agar di kemudian hari anak cucu kita bisa mengetahui ragam kebudayaan dan sejarah yang ada di daerahnya yang menjadi bentuk bagian dari perkembangan kehidupan masyarakat khususnya di Yogyakarta.

Immanuel

About Immanuel

× 08112635846