pantai kuwaru wisata anak di jogja

17 Wisata Anak di Jogja Menarik Yang Patut Anda Kunjungi Bersama Keluarga!

www.tuguwisata.com – Jika Anda liburan ke Yogyakarta dan mengajak anak-anak untuk bermain di tempat wisata di Jogja, bisa deh kunjungi wisata anak yang ada di Yogyakarta. Ada apa saja sih wisata anak yang ada di Jogja? Berikut adalah 17 wisata anak di Jogja yang bisa dijadikan referensi berlibur bersama buah hati.

  1. MUSEUM DIRGANTARA

wisata anak di Jogja

Instagram: @mampirdolan

Mempunyai pengamalan seru di muesum TNI AU ini wajib dicoba bagi semua wisatawan khususnya anak-anak. Di museum ini pengunjung bisa mengamati ragam pesawat baik dari pesawat yang digunakan saat peperangan Kemerdekaan RI. Bahkan pengunjung bisa mencoba langsung berada di pesawat milik TNI AU ini. Nah menarik kan apalagi anak-anak yang bercita-cita menjadi pilot, visualisasinya langsung dengan mempraktekan mengemudi pesawat!

Museum ini berada di kompleks Landasan Udara Adisucipto, Jl. Kolonel Sugiono, Bantul. DIY. Tiket masuk ke museum Dirgantara ini ditarik dengan harga Rp. 4.000.Harga yang sangat murah untuk bisa menikmati serta mengamati 36 koleksi pesawat di museum ini. Wah menarik yah! Untuk jam kunjungnya bisa mulai dari jam 8 pagi hingga jam 3 sore.

  1. TAMAN PINTAR

taman pintar jogja

Instagram: @alfatihmuhammad1378

Taman dengan wahana edukasi ini selalu marak dikunjungi wisatawan. Banyaknya wahana anak yang menarik menjadikan anak bisa bereksplorasi tentang ilmu yang didapat dari sekitar. Misalnya saja Dinding Berdendang dan Pipa Bercerita, dari sini anak bisa belajar tentang gelombang suara. Dan tak cukup dari itu, masih banyak wahana menarik lainnya yang wajib dicoba anak-anak deh. Tentu sebagai orang tua harus tetap mengawasi anak-anak dalam bermain ya!

Lokasi Taman Pintar berada di Jalan Panembahan Senopati No. 1-3. Gampang banget dan dekat kok dari Malioboro. Nah sekalian deh jalan-jalan ke Taman Pintar usai dari sini bisa belanja di Malioboro hehehe. Tiket masuknya senilai Rp. 10.000 untuk anak-anak, dan untuk dewasa dikenai tarif sejumlah Rp. 18.000. Bisa cus deh ya ke Taman Pintar dari jam 08.30 – 16.00 setiap hari Selasa hingga Minggu

  1. SINDU KUSUMA EDUPARK

sindu kusuma edupark

Instagram: skedupark

Ini dia salah satu taman edukasi yang baru. Melompat di Panggon Lunjak yakni gabungan trampolin dan sling shot. Nah kalau sudah pat lompat-lompat, si kecil pasti seneng banget deh. Di museum ini pengunjung bisa menjelajah dengan mengendarai mobil kuno atau juga naik kereta api, tut tut tuttt.. seru kan? Nah belum ke SKE kalau belum mencoba Bianglalanya yang menjadi ikon di foto-foto yang tersebar di media sosial yah!

Nah tertarik pasti nih. Langsung aja datang ke Sindu Kusuma Edupark setiap Senin, Rabu-Jumat dari jam 15.00 – 22.00 dan juga pada hari Sabtu dan Minggu dari jam 10.00 hingga 22.00. untuk tiket masuknya dihargai senilai Rp. 50.000 (15K untuk tket dan 35K untuk deposit di setiap wahana). Ya tiap wahana memang harus bayar sendiri-sendiri sih. Tapi nggak nyesel kok!

  1. PERPUSTAKAAN GRAHATAMA PUSTAKA

    wisata anak di jogja

    Instagram: @grhatamapustaka

Budaya membaca memang harus diterapkan sejak dini ya.. hasilnya dari membaca kita bisa bertambah ilmu dan wawasan. Boleh nih kalau anak-anak bisa diajak ke Grahatama Pustaka Yogyakarta. Perpustakaan terbesar di Jogja ini selain konsepnya yang menyenangkan dan bersih lingkungannya, juga difasilitasi adanya bioskop 6D. Di bioskop ini sih memang tidak menayangkan film-film terbaru, tapi tidak kalah seru loh bisa menonton film perjuangan dan kisah-kisahnya saat kemerdekaan. Nah ingat pesan Soekarno kan? Jangan Sesekali Melupakan Sejarah.

Lokasi Perpustakaan Grahatama Pustaka berada di Jalan Janti, Banguntapan, Bantul Yogyakarta. Ituloh sampingnya Jogja Expo Center (JEC) Jam operasinya dari jam 08.00 hingga 22.00 setiap hari Senin-Jumat, dan jam 8 pagi hingga 4 sore untuk hari Sabtu dan Minggu.

  1. TAMAN PELANGI

wisata anak di jogja

Instagram: @tamanpelangijogja

Wah kalau sudah di Jogja dan menyempatkan berwisata malam di Taman Pelangi ini pasti seru banget. Ribuan lampion cantik yang mengelilingi Museum Jogja Kembali (Monjali) ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Kalian bisa selfie atau wefie di lampu-lampu cantik warna-warni ini.

Lokasi Taman Pelangi berada di Jalan Ringroad Utara, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Dibukanya kawasan mulai dari jam 5 sore hingga jam 11 malam. Nah untuk tiket masuk ke Taman Pelangi ditarik sebesar Rp. 10.000 untuk hari Senin-Jumat, sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu dikenakan harga sejumlah Rp. 15.000.

  1. GRAND PURI WATERPARK

wisata anak di jogja

Instagram: grandpuri_waterpark

Jebur-jebur di wahana air siapa sih yang ngga suka? Banyaknya wahana air yang ada di Grand Puri Waterpark ini menjadi kawasan yang menarik bagi pengunjung khususnya anak-anak. Ada water slide dan juga racing slide yang boleh banget dicoba deh. Dan masih banyak lagi yang seru-seru di wahana ini. Lokasinya berada di Jalan Parnagtritis KM 9,5 Sewon, Bantul. Untuk jam bukanya mulai dari jam 10.00 hingaa 18.00 di hari Senin hingga Sabtu, di hari minggu dibuka dari jam 8 pagi hingga 6 sore. Tiket masuk Grand Puri Waterpark adalah Rp. 25.000 untuk hari Senin hingga Jumat. Sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu dikenakan tarif sejumalah Rp. 35.000 (dewasa) dan Rp. 25.000 (anak-anak).

  1. JOGJA BAY ADVENTURE PIRATES

wisata anak di Jogja

Instagram: @jogjabay

Wisata anak di Jogja berikutnya adalah Jogja Bay! 19 wahana air terbesar di Indonesia, Jogja Bay memiliki konsep taman air yang menyenangkan karena berkonsep bajak laut. Selain itu, di Jogja Bay Adventure Pirates ini juga terdapat wahana How to Survive in Tsunami and Earthquake.

Dan masih banyak lagi termauk adanya drama musikal. Seru banget kan? Bisa jadi pilhan wisata anak di Jogja deh!

Lokasinya berad di Jalan Stadion Maguwoharjo, Depok, Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Untuk jam dan tiket masuknya di hari biasa adalah 09.00 – 18.00 dengan tiket Rp. 90.000 (Dewasa) dan Rp. 60.000 (anak-anak dan lansia). Adapun di hari Sabtu dan Minggu dibuka pada pukul 08.00 hingga 18.00 dan tiketnya Rp. 100.000 (Dewasa) dan Rp. 75.000 untuk anak-anak dan lansia.

  1. D’MATA AND D’ARCA MUSEUM

wisata anak di jogja

Instagram: @masrori2

Berkunjung ke museum satu ini juga tidak kalah menarik. Museum yang dirancang dengan berbagai tipuan mata menghasilkan foto yang keren dari gamabr 2D dan 3D-nya. Jamin seru banget deh. Selain gambar-gambar 3D, ada juga patung tokoh-tokoh nasional maupun mancanegara yang mirippppp banget dengan aslinya.

Lokasinya berada di XT Square, Jalan Veteran No. 150-151 Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Jam operasionalnya dari jam 10 pagi hingga jam 10 malam. Kalau tiket masuknya sendiri:

Senin – Jumat Rp. 25.000 (10.00-15.00)Senin – Jumat Rp. 30.000 (15.00-22.00)Sabtu, Minggu, dan hari Libur (10.00-22.00) Rp. 40.000

  1. KAMPUNG DOMES

wisata anak di jogja

Instagram: @ristapoenya

Kalau kalian ingat tokoh kartun Tinky Winky Dipsy Lala Po apalagi dengan rumahnya, kunjungilah Rumah Domes ini. Kampung Teletubbies ini bisa dijadikan kunjungan bersama anak-anak. Menariknya adalah rumahnya itu lho yang berbentuk seperti rumah Teletubbies. Awalnya dibangun sebagai rumah tahan gempa, namun karena unik ini, kampung Domes menjadi lokasi wisata yang menarik.

Lokasinya berada di dusun Nglapen, desa Sumberharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Tiket masuknya juga murah lho hanay Rp. 3.000.

  1. UPSIDE DOWN WORLD

wisata anak di jogja

Instagram: @bundarara2

Jika museum D’Mata mengandalkan museum trik tiupan mata karena gambar 3D, maka Upside Down World bisa juga Anda pilih karena lokasi di tempat ini sangat menarik. Foto “Jungkir Balik” adalah konsep dari mengunjugi wisata ini. Rumah yang lengkap dengan semua ruang beserta perabotnya bisa Anda pilih sebagai foto yang yang menarik. Untuk tiket masuknya adalah Rp. 80.000 (dewasa) dan Rp. 40.000 (anak-anak). Untuk jam bukanya mulai dari jam 10 pagi hingga jam 7 malam.

  1. DESA WISATA BRAYUT

wisata anak di jogja

Instagram: @desawisatabrayut

Kalau beberapa wisata di atas adalah wisata modern, Anda bisa mengajak ke desa Wisata Brayut nih buat menjelajah alam Brayut dengan menagajrkan kepada si kecil cara bercocok tanam misalnya dan sebagainya. Nisa nih desa wisata Brayut dijadikan lokasi berwisata bersama anak. Untuk tiktnya dimulai dari Rp. 3.000 untuk setiap momen pembelajaran. Jam buka kawasan dimulai dari jam 8 pagi hingga jam 9 malam.

  1. COKLAT MONGGO

wisata anak di jogja

Instagram: @setyo_sugiharto

Kalau ke tempat yang satu ini bisa dijadikan pengalaman menjadi Charlie di kisah Charlie and the Cocholate Factory. Selain melihat cokelat serasa cokelat Belgia bisa juga nih mengikuti kelas khusus yang dapat dijadikan pengalaman sebagai koki di cooking class. Lokasinya berada di Jalan Dlaem KG III/78, Purbayan Kotagede, Yogyakarta. untuk jam operasionalnya dimulai dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore. Dan mengunjungi ke Cokelat Monggo ini tidakk dikenakan biaya sama sekali

13. DESA WISATA KASONGAN

wisata anak di Jogja

Instagram: @ayuditha89

Berkunjung ke wisata nuansa tradisonal bisa juag ke desa Wisata Kasongan. Tidak sekedar melihat-lihat, kalian juga bisa belajar dengan mengikuti cara pembuatan gerabah. Untuk alamatnya berada di Kasongan, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Jam bukanya dimulai dari jam 8 pagi hingga jam 6 malam. Jam operasionalnya dimulai dari jam 8 pagi hingga jam sore. Tiket masuknya adalah Rp. 50.000 untuk maskimal 4 orang di workshop pembuatan gerabah

14. PANTAI KUWARU

pantai kuwaru wisata anak di jogja

Instagram: @danangkanuk123

Bermain pasir mungkin sudah biasa, nah kalau bermain ATV? Asik banget kali yah. Nah beberapa pantai yang ada di Bantul memang menawarkan bermain ATV, salah satunya adalah pantai Kuwaru. Selain menikmati pantai dari pinggiran, menyusur pasir denganATV pasti bisa menjadi asyik. Tiket masuknya dikenakan tarif Rp. 5.000, untuk penyewaan ATV adalah Rp. 25.000 per 15 menit

15.KAMPUNG DOLANAN PANDES

wisata anak di jogja

Instagram: @vivi_yuliastuti

Di lokasi kampung Dolanan Pandes ini bisa Anda ajak si kecil mengenal cara pembuatan mainan tradisional. Para pemilik rumah di kampung ini jjuga tidak segan untuk membantu anak-anak dalam pembuatan mainan tradisional seperti Kitiran, Wayang Kertas, Kapal Othok-Othok, dan juga Gamelan. Wih seru yah! Alamatnya berada di dusun Pandes, Panggungharjo Kecamatan Sewon, Bantul, Yogyakarta.

16. KIDS FUN YOGYAKARTA

wisata anak jogja

Instagram: @ratih.inot

Kids Fun adalah wahana permainan anak dengan lebih dari 20 wahana, muali dari gokart, rafting, bombom ar dan juga flying fox. Di Kids Fun ini juga bisa mengajak si kecil dengan pertunjukan yang edukatif. Nah bisa juga nih beranjak ke Aquasplash bagi yang suka main-main air. Menarik banget! Lokasinya berada di Jalan Wonosari Km 10, Yogyakarta. jam masuknya mulai dari jam 8 pagi hingga jam 10 malam.

17. GEMBIRA LOKA ZOO

wisata anak jogja

Instagram: @christian_yunanto

Wah siapa nih yang tidak suka bermain sambil mengenal aneka satwa? Gembira Loka bisa dijadikan pilihan berlibur anak-anak di Jogja lho. untuk tiket masuk ke Gembira Loka Zoo dari harga Rp. 30.000 di hari biasa maupun akhir pekan. Dibuka dari jam 8 pagi hingga jam setengah 6 sore.

Demikian 17 wisata anak di Jogja yang bisa dijadikan referensi. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi pilihan berlibur si kecil.

Situs Candi Bubrah Ini Nasibnya Sama Dengan Situs Keblak

www.tuguwisata.com – Lagi-lagi adalah situs peninggalan dari zaman terdahulu yang keadaannya membuat miris. Berserakan, tidak beraturan, dan tidak terurus di Jogja. Yogyakarta memang menjadi wilayah dengan peninggalan situs mungkin bisa dikatakan paling banyak mengingat kepercayaan yang dianut pada zaman dahulu bekas kerajaan Mataram Kuno adalah Hindu dan Buddha. Oleh sebab itu tidak heran jika ditilik, tanah Jogja ini memiliki banyak sekali situs seperti candi, tempat ibadah para umat Hindu dan Buddha. Salah satunya adalah situs candi Bubrah.

Situs Candi Bubrah, begitu penyebutan sebuah peninggalan sejarah yang ada di Dusun Candi Barong, Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. menyusuri jejak sejarah sebuah peninggalan dari aktivitas manusia pada masa lampau bisa dilihat melalui adanya berbagai temuan seperti di situs candi Bubrah.

Image result for situs singo barong atau candi bubrah

Sumber: http: //yacob-ivan.blogspot.co.id

Candi Bubrah juga dikenal sebagai situs Singo Barong

Wilayah kecamatan Prambanan memang terbukti menyimpan banyaknya situs purbakala. Meski satu area, situs yang berada di wilayah ini tidak semegah candi Prambanan, yang mana telah menajdi ikon wisata sejarah kota Jogja.

Situs candi Bubrah ini mirip nasibnya dengan situs Keblak yang lokasinya tidak begitu jauh dari wilayah ini. Bebatuan candi-candi tersebut atau artefaknya ini terlihat berserakan.

Akses menuju ke lokasi dari kota Yogyakarta bisa melalui pertigaan lampu merah kea rah piyungan dan ratu Boko (Jl. Prambanan-Piyungan). Selanjutnya ikuti arah ke candi Ijo – perempatan belok kiri – situs candi Keblak – lurus ada kandang sapi – tracking ke kebun – situs candi Bubrah.

Keberadaaan situs candi ini masih belum juga diketahui keagamaan yang dianut baik Hindu atau Buddha. Pasalnya kondisi batu di situs candi Keblak ini hanyalah beruoa  batu yang tersebar. Beberapa diantaranya masih terlihat relief atau ukiran-ukirannya. Yang mengenaskan adalah batu ini tersebar bahkan di dekat kandang ataupun pekarangan rumah warga.

Penduduk menyebut situs ini sebagai candi Barong karena konon pernah ditemukan hiasan kala yang disebut sebagai barong.

Di lokasi juga terdapat arca, pernah digali oleh warga namun akhirnya dikubur kembali. Berserakan, rusak, dan tidak teratur, adalah sebab penyebutan situs tersebut bernama situs candi Bubrah.

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. 🙂

candi losari tugu wisata

Kamu Harus Tahu Candi Losari Ini Tetap Utuh Meski Pernah Tertimbun Lahar Dingin

www.tuguwisata.com – Kerajaan Mataram saat pemerintahan Rakai Sumba berakhir secara tiba-tiba. Berakhirnya kerajaan tersebut akibat adanya letusan Gunung Merapi yang terhebat sepanjang sejarah. Akibat dari letusan gunung Merapi tersebut, daerah di sekitar terkena lahar dingin. Oleh karena itu, permukaan tanah semakin tinggi mengubur situs-situ bersejarah di sekitarnya termasuk situs Candi Losari.

Candi ini diperkirakan berasal dari abad ke 9-10 Masehi. Ukurannya 2 x 2 meter persegi untuk bilik candi. Total dari keseluruhan candi di lokasi ini ada 4 candi dengan satu candi induk dan tiga candi perwara.

Candi Losari ini berhasil di ekskavasi pada 8 Januari-1 Februari 2007 dari kerjasama Balai Arkeologi Yogyakarta, Jurusan Arkeologi FIB UGM, Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jateng, dan Balai Pengembangan Penyelidikan eknologi Kegunungapian.

candi losari tugu wisata

Instagram: @ahmadrofi167

Lokasi Candi Losari

Lokasi Candi Losari ini berada di Dusun Losari, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Struktur candi pada saat ditemukan masih relative utuh pada bagian tubuh hingga puncak candi. Candi ini ditemuan di kedalaman 5 meter di bawah permukaan tanah.

Penyebutan nama Situs Candi Losari telah melalui kesepakatan pada arkeolog dan para ahli percandian. Dalam penggalian ditemukan candi Perwara oleh tim Balai Arkeologi Yogyakarta yang dipimpin oleh Baskoro Daru Tjahjono dari tanggal 8 hingga 31 Januari 2007.

Setiap candi itu unik. Seperti juga candi Losari. Di candi ini terdapat Relief Mahakala yang merupakan slah satu tokoh dalam mitologi India. Jika di Jawa, tokoh ini dipahat di sebelah pintu masuk candi yang bersifat Siwaistik yang dipercaya memberikan emansipasi atau pancaran Siwa dan juga dianggap sebagai penjaga pintu.

candi losari tugu wisata

Instagram: @nenisafitri_

Di sepanjang dindingnya ada hiasan ukiran bermotif, tumbuh-tumbuhan indah, dan juga bentuk sulur-suluran yang ukirannya relative utuh. Ukiran tersebut rupanya terlihat dengan jelas dengan pola goresan berseni tinggi.

Tiga candi perwara dengan ukuran 183 x 183 cm, dasar candi dengan ukuran 250 x 250 cm. Bilik candi berukuran 97 x 97 cm dan juga tinggi 97 cm. Bagian pintu candi lebarnya hanya 49 cm, dan juga di bagian atas pintu candi yang juga memiliki hiasan kepala kala dengan taring dan rambut gimbal. Ukirannya juga masih utuh. Pada dinding candi dihias oleh motif tumbuhan, sulur, dan juga relative utuh. Tinggi candi Losari ini sekitar 3 meter dan menghadap ke arah barat laut. Batu yang digunakan adalah batu andesit yang menurut perkiraan berasal dari letusan Gunung Merapi.

Namun candi losari belum bisa dipastikan tergolong ke dalam candi Hindu atau Buddha.

Di dalam candi Losari tidak ditemukan adnanya lingga maupun yoni, batu besar, dan ciri lain yang menandakan candi Hindu. Adapun Arkeolog dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah membandingkan jenis batu dari bahan dasar pembangunan Canddi Losari dengan Candi Retno, Candi Plaosan, dan juga Candi Sewu. Jenis batunya merupakan bahan dasar dari bebatuan sungai yang mana diduga dibangun pada tahun 800 masa Dinasti Syailendra.

Candi ini juga terendam air namun sepertinya tidak akan surut. Karena air tersebut berasal dari mata air yang ada di sekitar. Namun hal ini jua menjadi daya tarik wisatawan karena candi terbilang unik dan menarik.

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. 🙂

museum kayu wanagama tugu wisata

Sudah Pernah Kunjung Di Museum Dalam Hutan? Ke Museum Kayu Wanagama Coba!

www.tuguwisata.com – Sudah berkunjug ke museum mana saja gaes? Di Jogja ini banyak sekali museum yang sudah terspesifikasi dengan baik. Kalau ke bagian biologi, ada museum Biologi, bagi yang ingin tahu lukisan ada Museum Affandi, bagi yang ingin tahu beragam Batik ada Museum Batik, dan lain sebagainya. Kalau ingin tahu kayu-kayu adakah Museum Kayu? Ada gaes! Namanya Museum Kayu Wanagama.

Sebuah museum yang berdiri atas ide dari staff dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada yakni Prof. Dr. Hj, Oemi Haniin Soeseno dan Ir. Etty Suliantoro Sulaiman yang bergabung bersama dengan Perum Perhutani. Beliau tersebut mendirikan museum sejak mengikuti Pameran Museum Antropologis di Perancis dan juga pendirian Jati Centre di Cepu. Adapun tujuannya adalah lebih mengeskpresikan kayu. Kemudian pada tahun 1995, mereka menindaklanjuti dengan mendirikan museum di kawasan hutan Wanagama.

museum kayu wanagama tugu wisata

Instagram: @puteradaerah

Museum Kayu Wanagama ini Sudah Cukup Lama Didirikan Lho!

Bahan dari bangunan museum ini adalah dua buah rumah kayu tahun 1880 dengan sumbangan dari Perum Perhutani. Kemudian rumah tersebut dirombak menjadi satu bangunan dengan bentuk rumah panggung. Museum Kayu Wanagama ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada tanggal 8 Agustus 1998 selaku Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dan Menteri Kehutanan Republik Indonesia I. Muslimin Nasution.

Daerah Gunung Kidul yang mana merupakan barisan pegunungan kapur menjadi alasan para pakar kehutanan dari Fakultas Kehutanan UGM untuk menghijaukan kawasan. Pada akhirnya pada bulan November 1990, penanaman pohon jati di area batu cadar Hutan Wanagama ini berhasil dilakukan.

Aksi ini didukung oleh Pangeran Charles selaku putra mahkota kerajaan Inggris. Beliau merupakan salah seorang pecinta dan penggerak lingkungan hidup. Jika kamu ingin berkunjung ke museum ini, kamu pasti akan melihat adanya gobyok jati yang usianya sudah dua ratus tahun. Kayu jati tersebut adalah hibah atau bantuan sukarela dari Perhutani untuk museum dan juga ragam fosil kayu unik lainnya.

Dengan bentuk Rumah Panggung, maka bahan material bangunan dari tanah hingga lantai adalah konstruksi beton, lantai dan dinding dari bahan kayu, adapun atapnya berasal dari genteng tanah.

museum kayu wanagama tugu wisata

Instagram: @museumkayuwanagama

Benda-benda yang ada di museum yang bisa kamu lihat adalah meja lurah dari Jepara, Arca Gupolo dari Kayu Sengon, Meja dan Kursi Manta Menteri Kehutanan RI Ir. Sudjarwo, Gebyok kayu jati yang berukiran khas Jepara, Fosil kayu jati usia ratusan tahun, dan juga beragam barang kerajinan kayu dari berbagai daerah di Indonesia.

Guna mendukung kenyamanan pengunjung, museum ini sudah dilengkapi dengan warung makan khas Wanagama, pasar seni, agroforestry, berbagai jenis pertanaman percobaan seperti jati monfori, nangka, perupuk, acacia, dan lain sebagainya.

Adapula disekitar area museum ada camping ground, tempat outbond, jungle jeep, river tubing, kelas empat ruang, asrama, dan gedung serba guna. Museum ini buka dari senin hingga sabtu pada pukul 08.00 – 17.00, namun pada hari Minggu museum tutup.

Tiket Masuk Museum Kayu Wanagama Ini Gratis Kok. Kesini Yuk!

Tiket masuk museum kayu Wanagama ini gratis gaes! Namun jika kunjungannya rombongan maka dipersilahkan untuk membuat janji terlebih dahulu. Untuk berkunjung ke museum sebaiknya menggunakan sepatu yang nyaman seperti sepatu tali kalau bisa jangan semacam heals ya gaes, karena lokasinya sendiri berada di dalam hutan sehingga jalanan tanah belaka. Asyik banget kalau kalian si pecinta alam. Sebelum atau sesudah dari pantai mampir sejenak ke museum ini karena berada hutan Wanagama berada di Kawasan Hutan Wanagama, Desa Bunder, Kecamatan Playen, Gunung Kidul atau Jalan Jogja Wonosari Km. 30. Happy traveling!

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Sewa mobil di Jogja di Tugu Wisata mulai dari sewa Avanza Jogja hingga sewa Alphard Jogja. Selamat berlibur. 🙂

museum_dharma_wiratama tugu wisata

Museum Dharma Wiratama: Kolase Sejarah Perjuangan Para TNI Angkatan Darat

www.tuguwisaata.com – Jika bingung mengisi kekosongan waktu di sela-sela kesibukan atau ingin mengajak seseorang untuk menambah pengetahuan dari pengamatan langsung, berkunjung ke museum bisa menjadi alternative kunjungan Anda di Yogyakarta. banyaknya museum di Yogyakarta ini juga menjadi daya tarik wisatawan tersendiri. Museum yang ada sudah terklasifikasi, jadi bergantung kebutuhan Anda ingin berkunjung ke museum yang mana. Jika ingin menilik seni lukis, Anda bisa berkunjung ke Museum Affandi, namun jika Anda ingin melihat sejarah TNI AD dan segala perkakasnya Anda bisa berkunjung ke Museum Dharma Wiratama.

Sebuah Museum yang ada di Yogyakarta, Museum Dharma Wiratama merupakan museum milik TNI Angkatan Darat yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 75. Museum ini didirikan untuk merekam kisah perjuangan pada masa sesudah Indonesia merdeka.

museum dharma wiratama tugu wisata

Instagram: @museum_dharma_wiratama

Museum Dharma Wiratama Sempat Digunakan Sebagai Markas Komando Resimen

Pada tahun 1950 hingga 1980, gedung museum ini digunakan sebagai markas komando resimen (makorem) dan pada tahun 1980 gedung ini dialihfungsikan menjadi museum Dharma Wiratama sampai saat ini.

Museum Dharma Wiratama ini banyak menyimpan dan memperlihatkan alat-alat perang besar di era dahulu. Di museum ini juga terdapat foto-foto dari pejabat angkatan darat Republik Indonesia. Semuanya ini menjadi koleksi yang tersimpan di dalam almari kaca besar dan beralaskan karpet berwarna merah.

Lokasi Museum TNI-AD Dharma Wiratama ini terletak di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 75 Yogyakarta. Berkunjung ke museum ini sama halnya dengan mengetahui kehebatan TNI Angkatan Darat. Museum ini juga menyimpang beragam jenis senjata dari Tank Stuart MK I dan II buatan Amerika. Juga teradapat golok, pistol, senapan, dan beragam senjata lainnya.

Dahulu Bangunan Ini Hanya Menggunakan Dinging Bambu

Museum ini juga menyajikan tiruan dapur umum zaman perang dengan tungku kayu, dinding berbentuk anyaman bamboo dengan gentong dan airnya. Perjuangan para Tentara Republik Indonesia memang nyata berdisiplin tinggi. Tidak hanya itu mereka juga berjuang sekuat tenaga untuk mempertahankan kemerdekaan dan menjadi teladan negeri untuk terus memupuk semangat patriotisme. Jika berkunjung ke museum ini mungkin pengunjung akan merasakan kental perjuangan dari jajaran militer dalam menjaga kedaulatan Republik Indonesia.

Tiket masuk museum Dharma Wiratama ini gratis tidak dipungut biaya. Jam buka museum hari Senin-Jumat pukul 08.00 hingga 14.00. adapun di akhir pekan museum ini tutup.

Akses menuju ke lokasi dari Galeria Mall lurus kea rah barat menuju kea rah Gramedia. Sebelum perempatan sekitar 400 meter dari Gramedia di Jalan Jenderal Sudirman ambil lajur kanan. Museum TNI AD Dharma Wiratama berada di kanan jalan atau sebelah utara perempatan.

1 2 3 4
× 08112635846