situs tinjon tugu wisata

Tahu Nggak Sih Kalau Situs Tinjon Ini Situsnya Di Pinggir Tebing?

www.tuguwisata.com – Mungkin memang benar ketika Jogja digali bakal ada banyak sekali temuan situs-situs yang berserakan. Kawasan yang pernah dihuni oleh kerajaan Mataram ini menjadi kota Istimewa yang memiliki segudang situs tempat ibadah seperti candi hingga situs manusia purba. Nah ada lagi nih situs purbakala yang berada di Yogyakarta. Adalah situs Tinjon yang merupakan situs yang berada di dusun Tinjon, desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Lokasinya berada sekitar 1 km dari Candi Ijo. Coraknya terbilang condong ke Hindu. Karena arsitektur bebatuannya hampir sama dengan candi Ijo yang berada di dekatnya.

situs tinjon tugu wisata

Instagram: @radikamomotmiluhur

Lokasi Situs Tinjon Dimana Hayooo?

Memasuki Situs Tinjon ini mungkin hanya terlihat hutan dan semak-semak. Namun jangan salah, konon di lokasi ini adalah sebuah candi megah dan besar. Namun yang tertinggal dari Situs Tinjon inni adalah batu candi yang berserakan dan pada bagian tembok timur masih Nampak banyak bebatuan candi. Akan tetapi tubuh candi telah menjadi gundukan bersatu dengan tanah.

situs tinjon tugu wisata

Instagram: @radikamomotmiluhur_

Lokasi situs Tinjon ini berada di pinggir tebing. Yang mana kemungkinan besar alias dugaan kuatnya banyak batu candi yang jatuh ke tanah terbawa saat longsor. Dan dari sejumlah informasi, situs ini pernah ditemukan sebuah arca besar namun tidak begitu jelas arca apakah yang ditemukan.

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚

situs payak tugu wisata

Situs Payak: Situs Bawah Permukaan Tanah Ini Candi Atau Pertirtaan?

www.tuguwisata.com – Pantas saja kota Jogja ini disebut kota budaya. Bagaimana tidak? Di kota ini kamu akan menemukan banyak sekali situs bersejarah atau peninggalan budaya yang perlu dikunjungi ketika ke kota Gudeg ini. Namun pada kenyataannya belumsemua situs yang ada terkelola dengan baik. Bisa jadi kamulah yang akan mengelolanya demi pelestarian bukti sejarah. Kalau yang sudah dikelola kalian pasti kenal dengan candi Prambanan, candi Plaosan, dan apa lagi? Tapi tahukah kalian situs Payak?

situs payak tugu wisata

Instagram: @zunanarief

Lokasi Situs Payak

Situs Payak adalah situs bersejarah yang berada di Dusun Payak, Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Situs ini berada di Jalan Jogja-Wonosari km 12. Lokasi persisnya berada di barat Puskesmas Payak sekitar 200 meter.

Situs ini dikelilingi pagar kawat. Dan sekelilingnya berbatasan dengan dusun penduduk. Menurut para ahli arkelogi situs ini merupakan situs pertirtaan alias bangunan pemandian atau juga penempatan air suci pada zaman dahulu meski ukuran pertirtaan ini lebih besar daripada bangunan candi yang lokasinya tidak jauh dari lokasi. Situs ini rupanya mirp dengan candi Mantup yang berada di sekitar 2 km dari lokasi. Akan tetapi lokasi ini memang tidak disebut candi melainkan hanya situs.

situs payak tugu wisata

Instagram: @goten444

Kisah Situs Payak Pada Saat Pertama Kali Ditemukan

Pertirtaan di situs Payak ini ditemukan pada tahun sekitar 1970an oleh para pembuat batu bata. Karena lokasinya sejak dahulu adalah lahan pembuatan batu bata. Baru sekitar tahun 1981, situs ini ditangani oleh BP3 Yogyakarta. Situs ini berada di bawah permukaan tanah. Yang mana bangunannya diperkirakan berada pada abad ke-9 Masehi.

Bentuk candi di bangunan ini berupa kolam dari abut putih dengan ukura 3,12 x 1,24 meter yang dilengkapi dinding dengan bentuk U serta saluran airnya yang berukuran 0,25 x 0,25 meter berada di dinding kolam sisi barat daya.Β  Di dasar kola mini terdapat lubang pembuangan air. Dan di sisi barat laut terdapat relung untuk arca Dewa Siwa.

situs payak tugu wisata

Instagram: @inoeng

Dari hasil penelitian membuktikan bahwa situs ini bercorak agama Hindu.

Pasalnya situs ini merupakan tempat pengambilan air suci pada upacara keagamaan. Bangunan pertirtaan Nampak berperan penting dalam upacara keagamaan pada masa itu. Air merupakan salah satu unsur penting pada pelaksanaan upacara yang diiselenggarakan di tempat suci seperti candi. Rupanya hal ini dibuktikan dari adanya temuan peripih dan fragmen gerabah berupa kendi.

Wah situs Payak ini lebih baik keadaaanya ketimbang situs Miri gaes. Semoga situs lain masih bisa terselamatkan dan bisa dijaga. Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚

Situs Keblak Tugu Wisata

Miris! Hanya Artefak Saja Rupanya di Situs Keblak

www.tuguwisata.com – Jogja memang tidak pernah habis ditemukan situs-situs bersejarah yang berserakkan. Keadaannya yang ditemukan di dalam tanah. Alasan ini tidak lain adalah mengingat masa lalu kerajaan Mataram Kuno yangΒ  tetiba menghilang karena letusan gunung Merapi. Pada masanya, masyarakat lebih banyak menganut agama Hindu dan Buddha. Jadi tidak hean jika bekas kerajaan ini banyak ditemukan candi dan situs-situs bersejarah temapt ibadah lainnya. termasuk salah satunya yaitu situs Keblak.

Situs Keblak Tugu Wisata

sumber: https://danurajadarani.wordpress.com/2015/11/09/candi-keblak/

Alasan Penamaan Situs Keblak

Dimanakan situs Keblak karena situs ini berada d Dusun Keblak, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Situs candi ini cukup memprihatinkan. Ada yoni yang terbalik di belakang pekarangan warga, bahkan mengalami kerusakan yang cukup aprah. Banda cagar budaya ini yang tampak hanya fragmen candi yang keberadaannya terpisah-pisah. Adapula yang berada di pinggir saluran irigasi pertanian. Duh duh … bak anak terlantar, nanti kalau sudah diakui orang lain baru lho ya di akui dan dibilang milik pribadi. Hemmmmm.

Satu artefak yang masih terlihat utuh adalah sebuah lapik arca yang terletak di belakang rumah penduduk tersebut.

Lapik tersebut berukuran sekitar 118 cm x 118 cm dengan tinggi 85 cm. permukannya lapik yang terbuat dari batu andesit ini berupa motif tanaman dan bunga.Β Situs ini dahulunya adalah candi Hindu. Namun kini hanya tersisa artefak yang tersebar di pekarangan rumah penduduk. Tidak begitu banyak catatan sejarah mengenai situs Keblak ini. Tidak ada informasi kapan dibuat dan alasan candi hanya berupa artefak. Dekat dari lokasi adalah situs yang keadaannya hampir sama yakni Situs Singo Barong, Situs Tinjon, dan Situs Singo Barong.

Mari jenguk sejenak kondisi situs ini agar nasibnya tidak begitu memprihatinkan dan tetap dipedulikan meski sudah tidak sesempurna rekannya. πŸ™‚

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚

candi miri tugu wisata

Adalah Candi Miri, Yang Mulai Miri(s)

www.tuguwisata.com – Ada lagi candi di Yogyakarta yang nasibnya mulai entah bagaimana. Pasalnya selain keberadaannya yang jauh dari jangkauan dibalik pemukiman warga, adalah candi Miri, yang mulai Miri(s). Candi Miri berada di dusun Nguwot, desa Sambirejo, kecamatan Prambanan, kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

candi miri tugu wisata

Instagram: @theo_rifai

Luas Area Candi Miri

Luas area candi ini berukuran 16,5 x 15 meter persegi. Lokasi tepatnya berada di atas bukit di tengah hutan Belantara. Gambaran lingkungan situs Candi Miri ini sama dengan candi Ijo, Candi Barong, candi Dawangsari, Arca Gupolo, dan juga Candi Ratu Boko yang berada di perbukitan.

Situs candi Miri ini berada di puncak bukit yang telah dikelilingi oleh ladang penduduk dengan area sitnya sekitar 10 x 25 meter. Situs berupa reruntuhan bangunan ini diperkirakan awalnya merupakan bagunan candi utuh. Dari temuan arkeologisnyalah yang membuktikan yakni yoni tanpa lingga, tiga buah arca sudah aus, arca Nandi, arca Siwa dan kemuncak stupa.

Nasibnya candi Miri ini bukan termasuk candi utuh lagi.

Terdapat dua Yoni tanpa lingga dengan bahannya berupa batu andesit, tiga arca (arca I, II, dan III) yang rupanya sudah mulai aus. Arca III diidentifikasi sebagai arca mmahakala yang beratribut gada dekat dengan reruntuhan bangunan.

Kemunak stupa dengan bahan andesit ditemukan sekitar 50 meter dari reruntuhan. Arca Nandinya yang mana dengan batu andesit ditemukan sekitar lebih kurang 150 meter dari keuncak stupa. Adapun arca roboh yang telah diidentifikasi sebagai arca Siwa ditemukan sekitar 30 meter dari barat reruntuhan bangunan di dekat tebing.

cerat candi miri tugu wisata

Instagram: @akhedz

Para penduduk menyebutkan batu candi tersebut terbuat dari bongkahan yang diambil dari bukit dengan nama bukit Watu Leter. Jarak dari situs memang hanya 100 meter saja. Watu Leter berarti Batu Datar dalam bahasa Indonesia. Dari atas bukit Watu Leter ini kalian akan menemukan keindahan alam Jogja khususnya Prambanan dan juga wilayah Klaten.

wilayah Prambanan memang memiliki banyak destinasi wisata budaya yang cukup perlu dilirik. Tidak hanya wisata yang terkelola saja, namun ke situs-situs yang terbengkalai juga boleh jadi lho. jadi kamu tidak hanya liburan namun juga menambah wawasan dan empati yang baik terhadap warisan budaya Indonesia.

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚

Tahukah Kalian Cerita Tantri Kamandaka? Cari Tau Di Candi Morangan Yuk

www.tuguwisata.com – Namanya bekas peninggalan Kerajaan Mataram Kuno pastilah tidak asing dari situs bersejarah berupa candi. Tahu kan bagaimana mengahnya candi Prambanan itu? Nah selain candi Prambanan alian wajib menilik candi ataupun situs lain yang ada di Yogyakarta seperti misalnya candi Morangan. Candi Morangan merupakan situs percandian yang berada di dusun Morangan, Sindumartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Bangunan ini merupakan tempat ibadah umat Hindu pada zaman kerajaan Mataram Kuno. Candi Morangan ini dibangun pada abad ke-9 dan pada abad ke-10.

candi morangan tugu wisata

Instagram: @utarinik

Candi ini terdiri dari candi induk dan candi perwara yang mana terbuat dari abut andesit. Pada tahun 1982 saat ditemukan situs bersejarah ini terkubur dalam tanah sekitar 6,5 meter di bawah permukaan tanah.

Seperti candi pada umumnya, candi perwara sendiri menghadap ke arah timur. Ukurannya 4 x 4 meter. Yang menjadi pembeda dari candi lain pada umumnya adalah adanya panel relief yang merupakan bagian dari cerita Tantri Kamandaka, seekor Harimau yang tertipu oleh seekor kambing. Selama ini relief yang ditemukan memang kebanyakan berada di candi Buddha.

Candi Morangan yang berlokasi dekat dengan Kali Gendol ini memang sangat rentan dengan luapa lahar dingin.

Akan tetapi pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman masih beracu dari informasi Balai penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian, yang mana pergerakan aliran air kali Gendol ini terpantau lambat, oleh karena itu masih dalam batas yang normal dan aman.

Candi Morangan memiliki Arca Yoni dan Patung Resi dan beberapa arca alin yang berada di relung candi. Candi induknya sendiri menghadap ke barat. Mempunyai 1 bilik dan berdenah bujur sangkar dengan ukuran 7,95 x 7, 95 meter persegi. Memiliki selasar yang lebarnya 90 meter. Profilnya terdiri dari genteng belah rotan, bingaki persegi, dan juga takuk ganda. Secara lengkapnya candi induk terdiri dari kaki, tubuh, serta atap candi. Di agama Hindu, pembagian atas 3 tersebut terdiri dari bhruloka, bhuvarloka, dan svarloka yang mana ketiganya adalah arti alam.

candi morangan tugu wisata

Instagram: @mashroel

Akses menuju ke lokasi cukup mudah jika kalian memanfaatkan ponsel pintar kalian. Jaraknya sekitar 18 km atau sekitar 20-30 menit. Dari jalan Laksda Adisucipto ke arah timur hingga pertigaan Colombo Hotel Kalasan lalu belok kiri (utara). Ikuti jalan ke arah utara melewati SMPN1 Kalasan – selokan Mataram-perempatan belok kanan – SD Muhammadiyah Macanan ke kiri – pertigaan pertama belok kanan – perempatan ke kiri – ikuti hingga jalan menikung ambil kanan – perempatan pertama belok kanan – pertigaan terakhir belok kanan – ikuti jalan tidak beraspal – Candi Morangan.

Jam Buka dan Tiket Masuk Candi Morangan

Candi Morangan ini buka setiap harinya dari pukul 08.00 – 16.00. untuk tiket masuk candi Morangan adalah tidak ada alias gratis namun dipersilahkan untuk mengisi buku tamu Adapun fasilitas yang diberikan di candi Morangan ini adalah toilet, belum ada warung yang menjajakan makanan, tidak ada mushola, dan juga tidak ada tempat parkir sehingga kendaraan bisa di parkir di bahu jalan sekitar candi.

Saran jika kalian ke lokasi sebaiknya membawa perbekalan sendiri namun tetap menajga kebersihan ya gaes. Jangan mengotori kawasan bersejarah. Kalian juga bisa mengabadikan momen di situs dan menyebar luaskan di media sosial untuk mempromosikan wisata budaya yang ada di Yogyakarta ini supaya lebih banyak dikenal orang banyak. Hehehe salam Dolaners.

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚

1 2 3 9
× 08112635846