situs gembirowati

Dekat Lho Dengan Parangtritis, Tapi Candi Gembirowati Ini Masuknya Gunungkidul

www.tuguwisata.com – Kembali menilik persitusan yang ada di kota Gudeg, Yogyakarta memang tidak pernah kunjung tuntas. Selain dikenal dengan banyaknya wisata, kota ini juga dikenal dengan adanya situs-situs bersejarah bekas peninggalan kerajaan Mataram seperti yang sudah kita kenal melalui candi Prambanan. Tidak hanya Prambanan gaes, di kota ini banyak sekali candi maupun situs yang bisa dikunjungi. Salah satunya adalah candi atau situs Gembirowati. Tahukah kalian candi Gembirowati? Kalau tahu mungkin tidak akan membuka dan membaca tulisan ini hahaha. πŸ˜€ tapi kalian pasti tahu pantai Parangtritis kan? (lhoh apa hubungannya candi Gembirowati dengan pantai Parangtritis?)

Candi Gembirowati ini berada dekat dengan pantai Parangtritis. Tetapi secara administrative berada di Desa Girijati, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Mungkin banyak yang bingung Gunungkidul dimana Parangtritis dimana. Tidak perlu bingung, kan kabupaten Gunungkidul berbatasan langsung dengan kabupaten Bantul. Hanya akses terdekatnya lewat pantai Parangtritis.

Akses menuju ke lokasi dari gerbang kawasan wisata Pantai Parangtritis lurus ikuti jalan kemudian ada tanjakan ke arah Purwosari, Gunungkidul. Dari pertigaan ambil kanan dan kamu akan menemukan papan petunjuk ke Sendang Beji. Untuk menuju ke lokasi harus ditempuh dengan jalan kaki dan kednaraan bisa dititipkan di rumah warga.

Dari sejarahnya, candi Gembirowati ini dibangun pada masa kerajaan Mataram Islam oleh Sultan Hamengkubuwono II pada pemerintahan tahun 1792-1828 Masehi. Banyak sejarawan berpendapat bahwa sebelum dibangun menjadi tempat pesanggrahan, sekitar candi Gembirowati adalah situs warisan Mataram Kuno yang bercorak Hindu yaitu goa Suracala dan Sendang Beji.

Lokasi Candi Gembirowati

Lokasi Candi Gembirowati yang dekat dengan area Pantai Parangtritis memang tidak banyak yang tahu karena memang cukup dimaklumi kawasan pesanggrahan tersebut adalah wilayah elit milik Kraton yang tidak sembarangan orang boleh memasukinya.

candi gembirowati

Instagram; @goten444

Pada tahun 1902, seorang ahli purbakala kebangsaan Belanda bernama F.K.D Bosch mengatakan bahwa arsitektur bangunan, bentuk pilarm dan juga hiasan yang diperkirakan peninggalan ini telah dibangun kira-kira abad ke-16.

Bentuk Candi Gembirowati ini memang lebih kepada teras berundak bukan candi seperti pada umumnya yang telah banyak orang tahu. Akan lebih mirip dengan candi Sukuh yanga da di Surakarta. Jika bisanya candi menghadap ke barat maupun ke timur, candi Gembirowati ini menghadap ke selatan dan cukup berada di ketinggian sehingga cukup memberikan pemandagan yang mengagumkan ke arah laut selatan. Mungkin ada kaitannya dengan pantai Parangtritis maupun hal mistis mengenai Nyi Roro Kidul? Entah siapa yang tahu.

Batu yang digunakan di candi ini bukanlah batu andesit. Pokonya candi Gembirowati ini unik gaes! Batu yang disusun untuk bangunan candi adalah batu gamping yang mana berasal dari terumbu karang laut. Dan di candi Gembirowati ini adalah candi bangunan tunggal yakni tanpa candi perwara (pendamping).

Di sekitar lokasi terdapat sungai dengan air yang jernih. Mungkin mirip kepada air terjun mini. Sungai ini melewati bebatuan. Cukup heran karena Gunungkidul kan daerah yang terkenal susah air, tetapi ini ada air mengalir dengan gemericik. Kemudian adapula kolam yang besar kemungkinan bekas digunakan untuk menampung air.

Di candi Gembirowati ini juga terdapat bagian lain yang belum diungkap.

Sudah pernah ditata namun akhirnya ditutup tanah lagi karena belum ada perencanaan untuk ekskavasi sepenuhnya. Dekat dengan candi Gembirowati adalah sebuah sendang yang bernama sendang Beji. Tidak hanya Pantai Parangtritis saja kan? Hehehe

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚

candi risan semin gunungkidul

Mungkin Ini Deh Candi Risan Semin Yang Paling Terbentuk di Gunungkidul

www.tuguwisata.com – Jogja, sebuah kota yang kini mulai padat penduduk dan juga wisatanya. Banyak tempat wisata yang unik dan menarik untuk dikunjungi jika berada di kota Jogja. Dari banyaknya wisata yang ada bahkan masih banyak pula destinasi yang tersembunyi atau masih beum bayak diketahui orang. Seperti adanya situs-situ yang terkuak di tanah bekas Kerajaan Mataram Kuno ini. banyak sekali situs yang ditemukan oleh para tim dari dinas purbakala yang mana keberadaannya berbeda-beda. Biasanya justru memprihatinkan karena berserakan. Tetapi adapula yang bentuknya masih bisa diterka tidak begitu berantakan. Salah satu situs tersebut adalah Candi Risan Semin Gunungkidul.

candi risan semin gunungkidul

Sumber: https://jarwadi.me

Gunungkidul, sebuah kabupaten yang lebih dikenal dari cantiknya pantai yang ada memiliki situs purbakala yang menarik seperti halnya beberapa candi di Sleman. Candi Risan Semin berdiri di atas tanah perbukitan karst Gunungkidul yang mulanya terkenal tandus. Tepatnya beradadi desa Candirejo, Semin, Gunungkidul.

Candi Risan Semin merupakan candi terbesar dan memiliki artefak bebatuan yang paling lengkap di Gunungkidul.

Mulanya nama Risan diambil dari singkatan Irisan alias perbatasan antara kerajaan Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta.Β Faktanya, kondisi cand Risan memang tidak seperti candi lainnya. Sayangnya, di candi Risan ini tidak ada papan nama Candi Risan juga tidak ada papan informasi. Meskipun demikian lokasi ini sudah dipagari tetapi tidak ada petugas dari BP3 yang turut menjaga. Sungguh terbiarkan begitu saja.

Ukuran Candi Risan Semin sekitar 13 x 13 meter persegi. Bentuk asli dari candi ini memang sudah tidak terlihat lagi karena kondisinya saat ini hanya berupa bebatuan yang bertumpuk dan tidak tertat. Adapun komponen candi Risan ini yakni makara, ratna, artefak, dan beberapa batu berukir. Namun banyak yang sudah mulai aus dan akan susah untuk diidentifikasi.

Kini, sejarah mengenai candi memang belum diketahui secara pasti. Dugaan kuatnya adalah candi ini berupa candi Buddha karena terlihat adanya stupa. Usia candi Risan Semin Gunungkidul ini diperkirakan bahkan lebih tua dari Candi Prambanan, mungkin sekitar abad ke 3.

candi risan semin tugu wisata

Sumber: http://sutrisnasmg.blogspot.co.id

Di sampingnya, ada sebuah reruntuhan yang mana berbentuk persegi empat.

Yang apabila dilihat dari wujud bangunan dimungkinkan dahulunya dijadikan pondasi pendopo untuk berdoa para biksu.

Gunungkidul yang memang bagian dari masyarakat Jawa kental akan mitos. Mitos yang terkuak di tempat ini yaitu apabila ada burung yang melintasi atas bangunan candi atau reruntuhan batu dipastikan akan jatuh, kemudian apabila ada warga yang menggelar hajatan dan menggunakan salah satu batu candi sebagai tungku, maka konon tidak akan mendidih.

Akan lebih baik jika kita mengenal beragam situs bersejarah tidak hanya dari candi yang telah terkelola. Dari adanya kunjungan-kunjungan wisatawan besar kemungkinan jika candi Risan Semin mampu menjadi candi yang bisa dijadikan obyek wisata tidak tergeletak begitu saja.

Berkunjung ke candi Risan Semin ini tidak dipungut biaya apapun karena candi ini tiak ada penjaga. Bisa saja di kemudian hari akan banyak yang berkunjung dan diberikan pengelolaan yang baik maka akan dikenai tarif. Hehehe.

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚

Hati Saja Ngga Rela Tergeletak, Apalagi Candi Sorogedug Kan?

www.tuguwisata.com – Yogyakarta bak ibarat tikar jika dibalik mungkin di dalamnya akan banyak sekali dijumpai situs bersejarah khususunya candi. Candi yang kita kenal selama ini seperti candi Prambanan, candi Borobudur, candi Kalasan, candi Plaosan, dan lainnya telah berdiri tegak, berundak-undak, menjulang ke atas sesuai dengan bentuk aslinya. Namun bagaimana dengan nasib candi-candi yang hanya ditemukan masih dalam kata berserakan? Reruntuhan yang masih dalam tahap penggalian atau ekskavasi yang selalu dilakukan turut menyumbangkan nama di daftar candi yang ada di Yogyakarta. salah satunya adalah candi Sorogedug.

Terdengar asing dan tidak banyak yang tahu kemungkinan, mungkin karena situs ini masih dalam bentuk bongkahan atau juga menunggu pemugaran selesai. Memang sangat memprihatinkan jika ditengok, makanya akan lebih baik jika situs kerap dikunjungi untuk memicu adanya percepatan pekerjaan dari dinas purbakala.

Candi yang berupa candi dan kemuncaknya (kemuncak=bagian puncak dari candi) berada di Pabrik Gula (PG) Sorogedug yang mana tepatnya berada di dusun Sorogedug, desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daeraah Istimewa Yogyakarta.

Image result for candi sorogedug

Sumber: http://duniaarca.com

Keberadaan Candi Sorogedug tersebar di PG Sorogedug. Yang justru mengkhawatirkan adalah adanya beberapa batu candi yang tergeletak di pinggir jalan. Hingga kini belum terdapat tindakan lanjutan dari perlindungan candi tersebut.

Dari penemuannya, kemuncak yang ada di lokasi berjumlah enam buah. Dan semuanya adalah puncak Ratna yang saat ini telah tertata di pagar PG Sorogedug. Adapun kesulitannya dalam membangun candi adalah karena banyak batu yang hilang. Besar dugaan adalah karena diambil oleh warga untuk bahan bangunan rumah. (entah ini suudzon atau tidak) hehehe.

Tak ada prasasti yang bercerita mengenai situs ini. Sehingga banyak kesulitan dari tim untuk mengetahui asal-usul candi. Keberadaan Yoni, Lumping, dan Kala, hanya mereka yang menjelaskan bahawa candi Sorogedug ini adalah candi Hindu. Batu yang ditemukan berornamen dan banyak juga yang polos.

Situs ini berada sekitar 30 menit dari kota Jogja jika ditempuh dengan kendaraan roda dua. Jaraknya cukup jauh yakni 20 km. jika pengujung ingin melihat situs Sorogedug ini, maka harus masuk ke dalam PG Sorogedug dan selanjutnya menghubungi petugas untuk menunjukkan situs yang berada di belakang PG Sorogedug.

Kunjungan ke situs ini tidak memakan biaya alias gratis juga tidak ada biaya parkir. Berkunjung ke candi Sorogedug atau Situs Sorogedug ini bisa menjadi kegiatan refleksi bagi pengunjung. sangat disayangkan jika situs bersejarah hanya tergeletak begitu saja. Semoga keprihatinan ini menjadi magnet positif untuk menghargai keberadaan situs.

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚Β 

candi selogriyo tugu wisata

Candi Selogriyo Ini Bisa Dibilang “Nyempil” Di Balik Perbukitan

www.tuguwisata.com – Ada berapa candi yang berada di tanah Jawa ini? jawabanya mungkin ratusan. Baik yang telah diketahui maupun yang terpendam dalam tanah. Sejarah Kerajaan Mataram Kuno seolah menjadi bukti adanya pemerintahan dengan keagamaan yang kental di lingkungannya. Yogyakarta dan sekitarnya adalah bekas dari pada masa pemerintahan kerajaan mataram. Sebut saja salah satunya Magelang. Kabupaten Magelang Jawa Tengah ini memiliki ragam candi yang penyebarannya cukup banyak. Misalnya Borobudur, candi Mendut, candi Pawon, dan lainnya. Selain candi tersebut masih ada candi lain yang berdiri seperti misalnya Candi Selogriyo.

candi selogriyo tugu wisata

Instagram: @liliksusanto_

Candi Selogriyo merupakan candi yang berada di dusun Campurejo, Desa Kembangkuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Lokasi candi Selogriyo ini berada sekitar 15 km jika melalui kecamata Bandongan atau lewat Windusari.Β Candi ini pertama kali ditemukan oleh salah satu Resi Besar pada masa penjajahan Belanda pada tahun 1835. Pada masa ditemukan keadaan candi ini dalam keadaan berantakan terbengkalai dan juga ada bagian candi yang hialng. Atas inisiatifnyalah akhirnya Hartman membentuk sebuah tim yang bertugas untuk menyusun kembali sisa bagian candi yang berserakan.

Jika dilihat dari ukurannya, candi Selagriya ini relative kecil daripada candi Hindu lain yang berada di daerah Kedu. Denah bangunannya berbentuk palang dengan ukuran 5,2 m x 5,2 m dengan tinggi sekitar 4,9 meter.

Di dalam candi Selogriyo ini ada sebuah bilik yang sudah kosong. Menurut perkiraan dahulu di bilik tersebut ada sebuah lingga atau Yoni yang mana merupakan symbol dari dewa Siwa. Keempat dinding candi ini memiliki relung yang berisi arca perwujudan dewa.

Berdasarkan sejarahnya candi ini berlatar belakang agama Hindu. Candi ini menurut perkiraan merupakan candi yang berusia sama dengan candi yang berada di daerah Kedu dan dataran tinggi Dieng. Candi Selagriya ini dibangun oleh wangsa Sanjaya sekitar abad ke 8 dan berdiri di atas ketinggian 648 meter di atas permukaan laut. Jarak candi ini dengan candi Borobudur adalah 24 km ke barat laut.

candi selogriyo tugu wisata

Instagram: @mas.indr4

Candi Selogriyo berada di kaki Bukit Sukorini dan Bukit Giyanti.

Tepatnya di lereng rimur Gunung Sumbing yang terpencil dari pemukiman penduduk, tersembunyi di balik bukit. Candi ini menjadi indikasi sebagai tempat pemujaan para pendeta Hindu yang dahulu lebih memilih tinggal di tempat terpencil.

Melihat letaknya, candi ini berada di kaki bukit dan dekat dnegan sumber mata air juga sungai. Candi ini juga dianggap sebagai bukti perkembangan nilai-nilai yang ada di agama Hindu. Keberadaaannya yang berada di ketinggian ini menunjukkan bahwa dewa-dewa bersemayan di tempat yang tinggi. Alasan ini juga menunjukkan bahwa setiap pemugaran yang dilakukan tidak lalu mengubah keberadaan candi agar makna spiritualnya utuh.

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚

candi gunung wukir tugu wisata

Candi Gunung Wukir Ini Seperti Kuil Untuk Pasangan Yang Ingin Berjodoh! Kok Bisa Gitu Ya?

www.tuguwisata.com – Bergeser ke daratan dekat dengan Yogyakarta yakni Magelang. Magelang juga terkenal memiliki banyak candi yang juga merupakan bekas petilasan dari kerajaan Mataram Kuno. Seperti berdirinya candi Borobudur, candi Mendut, candi Pawon, dan candi lain yang ada. Salah satu candi yang juga menjadi bukti penyebaran tempat ibadah yang ada di Magelang adalah candi Gunung Wukir.

candi gunung wukir tugu wisata

Instagram: @inessiaika

Candi Gunung Wukir ini berada di atas bukit Wukir yang mana akhirnya disebut orang dengan nama Gunung Wukir. Berada tepat di lereng barat Gunung Merapi atau timur laut kota Muntilan. Candi ini dibangun sekitar tahun 732 M masa pemerintahan Raja Sanjaya (654 tahun saka). Untuk menuju ke lokasi kalian harus mempersiapkan fisik yang ekstra bugar karena berada di bukit di belakang dusun penduduk. dan menuju ke lokasi tidak bisa ditempuh dengan kendaraan sehingga wajib melalui jalan kaki.

candi gunung wukir tugu wisata

Instagram: @bunpiau86

Di lokasi candi Gunung Wukir banyak sekali mitos yang tersebar

Yang paling dikenal adalah adanya mitos bersama pasangan yang mana jika seseorang mengajak pasangannya ke candi Gunung Wukir inni maka pastilah mereka berjodoh. Tapi itu mitos, sah saja jika kamu nggak percaya. πŸ˜€

Kompleks candi yang saat ini memiliki wujud reruntuhan ini berukuran 50 x 50 meter persegi dan juga terbuat dari jenis batu andesit. Kompleks candi berserjarah ini ditemukan pada tahun 1879. Di lokasi ini terdapat prasasti Canggal. Prasasti Canggal ini dibuat pada tahun 732 Masehi bertuliskan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta.

candi gunung wukir tugu wisata

Instagram: @ogie_v

Prasasti ini memiliki cerita mengenai Raja Sanjaya yang gagah berani untuk menaklukan musuhnya. Kemudian Raja Sanjaya membangun sebuah lingga di atas bukt sebagai tanda kemenangannya. Dan menurut juru kunci candi, candi Gunung Wukir inilah yang menjadi tempat berdirinya lingga. Namun linggapun telah lenyap serta prasasti ini sudah tidak ada lagi karena telah dibawa ke Museum Nasional Jakarta.

Selain adanya prasasti Canggal, di candi Gunung Wukir ini juga ditemukan Yoni dan arca Nandi. Beruntung keduanya masih utuh. Akan tetapi ulah tangan manusia yang berkeinginan mencuri pastilah masih berlangsung. Perlu sekali adanya pelestarian dan keamanan dari benda bersejarah yang ada di Indonesia. Hasil dari masa lalu nyatanya memberikan banyak pelajaran di masa depan tentang kehidupan.Β 

candi gunung wukir tugu wisata

Instagram: @cak_ayupermata

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. πŸ™‚

1 2 3 4 9
× 08112635846