Hati Saja Ngga Rela Tergeletak, Apalagi Candi Sorogedug Kan?

Hati Saja Ngga Rela Tergeletak, Apalagi Candi Sorogedug Kan?

Hati Saja Ngga Rela Tergeletak, Apalagi Candi Sorogedug Kan?

www.tuguwisata.com – Yogyakarta bak ibarat tikar jika dibalik mungkin di dalamnya akan banyak sekali dijumpai situs bersejarah khususunya candi. Candi yang kita kenal selama ini seperti candi Prambanan, candi Borobudur, candi Kalasan, candi Plaosan, dan lainnya telah berdiri tegak, berundak-undak, menjulang ke atas sesuai dengan bentuk aslinya. Namun bagaimana dengan nasib candi-candi yang hanya ditemukan masih dalam kata berserakan? Reruntuhan yang masih dalam tahap penggalian atau ekskavasi yang selalu dilakukan turut menyumbangkan nama di daftar candi yang ada di Yogyakarta. salah satunya adalah candi Sorogedug.

Terdengar asing dan tidak banyak yang tahu kemungkinan, mungkin karena situs ini masih dalam bentuk bongkahan atau juga menunggu pemugaran selesai. Memang sangat memprihatinkan jika ditengok, makanya akan lebih baik jika situs kerap dikunjungi untuk memicu adanya percepatan pekerjaan dari dinas purbakala.

Candi yang berupa candi dan kemuncaknya (kemuncak=bagian puncak dari candi) berada di Pabrik Gula (PG) Sorogedug yang mana tepatnya berada di dusun Sorogedug, desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daeraah Istimewa Yogyakarta.

Image result for candi sorogedug
Sumber: http://duniaarca.com

Keberadaan Candi Sorogedug tersebar di PG Sorogedug. Yang justru mengkhawatirkan adalah adanya beberapa batu candi yang tergeletak di pinggir jalan. Hingga kini belum terdapat tindakan lanjutan dari perlindungan candi tersebut.

Dari penemuannya, kemuncak yang ada di lokasi berjumlah enam buah. Dan semuanya adalah puncak Ratna yang saat ini telah tertata di pagar PG Sorogedug. Adapun kesulitannya dalam membangun candi adalah karena banyak batu yang hilang. Besar dugaan adalah karena diambil oleh warga untuk bahan bangunan rumah. (entah ini suudzon atau tidak) hehehe.

Tak ada prasasti yang bercerita mengenai situs ini. Sehingga banyak kesulitan dari tim untuk mengetahui asal-usul candi. Keberadaan Yoni, Lumping, dan Kala, hanya mereka yang menjelaskan bahawa candi Sorogedug ini adalah candi Hindu. Batu yang ditemukan berornamen dan banyak juga yang polos.

Situs ini berada sekitar 30 menit dari kota Jogja jika ditempuh dengan kendaraan roda dua. Jaraknya cukup jauh yakni 20 km. jika pengujung ingin melihat situs Sorogedug ini, maka harus masuk ke dalam PG Sorogedug dan selanjutnya menghubungi petugas untuk menunjukkan situs yang berada di belakang PG Sorogedug.

Kunjungan ke situs ini tidak memakan biaya alias gratis juga tidak ada biaya parkir. Berkunjung ke candi Sorogedug atau Situs Sorogedug ini bisa menjadi kegiatan refleksi bagi pengunjung. sangat disayangkan jika situs bersejarah hanya tergeletak begitu saja. Semoga keprihatinan ini menjadi magnet positif untuk menghargai keberadaan situs.

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket wisata Jogja / paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja / sewa mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Selamat berlibur. 🙂 

Kontak Kami

PT TUGU WISATA TRANSLOKA

Booking Sekarang

[quform id=”15″ name=”tour duplicate”]

×

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× 08112635846