Taman Pelangi Jogja

Wisata Romantis Malam Harinya Jogja Bikin Baper? Ke Taman Pelangi Deh!

www.tuguwisata.com – Jika liburan ke Yogyakarta identic dengan memburu wisata pagi hingga sore hari, lalu bagaimana dengan memburu wisata pada malam hari? Jangan khawatir! Kota Pelajar ini memang tidak pernah tidur. Dari bangun hingga tidur kembali atau bahkan yang insomnia sekalipun bisa tetap menghibur diri dengan berwisata malam di Yogyakarta. Banyaknya wisata malam yang ada pasti kamu sedang mencari satu wisata malam yang recommended. Satu diantara wisata malam yang ada di Jogja adalah Taman Pelangi.

Taman Pelangi atau Taman lampionnya Jogja ini menjadi kawasan yang kerap diburu untuk wisata malam. Banyaknya yang berkunjung ke wisata Taman Pelangi Monjali ini dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa. Taman Pelangi memang menjadi salah satu Wisata Anak di Yogyakarta.

Taman Pelangi Jogja

Instagram: @ddarmawansyah

Lampion-Lampion yang Ada di Taman Pelangi Ini Beragam Bentuk dan Ukurannya

Taman yang terpasang ribuan lampion warna-warni ini berada di sekeliling taman Monumen Jogja Kembali. Hasil karya anak negeri yang dijejer di tempat ini menyimbolkan kreativitas yang unik dengan karya seni yang dihasilkan melalui ragam lampion.

Jenis lampion di tempat ini juga beragam. Mulai dari lampion biasa hingga lampion-lampion yang desainnya memiliki nilai estetika tinggi. Berkunjung ke Taman Pelangi bisa menjadi pilihan wisata yang menghibur diri. Hiasan warna-warni dari lampu-lampunya ini sangat cantik dan banyak sekali spot lampion yang menarik untuk dibuat swafoto maupun fotografi.

Taman Pelangi Monjali Tugu Wisata

Instagram: @fatma_fha123

Tiket Masuk Taman Pelangi

Lokasi Taman Pelangi Monjali ini berada di Jalan Ringroad Utara, Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. kawasan ini dibuka dari jam 5 sore hingga jam 11 malam. Tiket masuk Taman Pelangi dikenakan tarif sejumlah Rp. 10.000 per pengunjung di hari biasa yakni Senin sampai Jumat, dan untuk akhir pekan yaitu Sabtu dan Minggu dikenakan tarif sebesar Rp. 15.000 per pengunjung.

Sembari menyusuri dari lampu satu ke lampu lainnya yang jenisnya sangat banyak dan beragam, alunan music yang diputar dan pengeras suara disudut-sudut menambah syahdu suasana kota Jogja. Tujuannya tidak lain agar pengunjung lebih menikmati pemandangan lampion semabri bercengkerama dengan sahabat dan bisa lebih santai. Selain itu, di salah satu pojok taman, adalah sebuah café mini yang biasa ditempati oleh banyaknya muda-mudi. Dan menariknya café tersebut juga menghadirkan music secara langsung yang biasanya anak muda bilang “live music”. Pengunjung yang datang tidak hanya menikmati malam sembari menyeruput minuman dari café tersebut namun juga diperbolehkan untuk ikut bergabung menyumbangkan suara. Namun “live music” tersebut diadakan dihari tertentu, jadi kalau beruntung bagi kamu yang memiliki minat untuk bernyanyi bersama bisa banget uji kepercayan diri. Hehehe

Taman Pelangi Monjali Tugu Wisata

Dokumentasi Pribadi

Kesan Romantis Selain Kerlap-Kerlip dan Warna-Warninya Lampion, Ada Beberapa Lampion Dengan Simbol Hati Yang Mendukung Keromantisan Lho!

Di sudut bagian selatan ada banyak permainan untuk anak-anak. Ada panggung hiburan, ada permainan-permainan yang membuat anak-anak terhibur. Fasilitas di Taman Pelangi Yogyakarta ini sudah lengkap. Selain toilet, kamu juga bisa menyantap makanan atau jajanan yang ada di sekitar lokasi.

Adalah suatu lampion yang biasa menjadi favorit muda-mudi adalah lampion berbentuk love maupun kata romantis. Kesemua lampion yang ada juga sering diperbarui. Ada skala pergantian lampion atau juga random lokasi. Entah bagaimana peraturannya yang jelas Taman Lampion Monjali ini memang berkesan romantis.

Jika kamu ingin berduduk-duduk sembari melihat ikan-ikan di kolam kamu bisa turun mendekat ke teras Musem Monjali. Suatu sudut Jogja yang romantis ini memang salah satu yang membuat rindu. Kapan ke Jogja lagi?

Anda tertarik tour di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Mulai dari sewa Avanza Jogja hingga sewa Alphard Jogja. Selamat berlibur. 🙂

bukit bintang tugu wisatabukit bintang tugu wisata

Rugi Kalau Kamu Ke Jogja Tanpa Ke Bukit Bintang, Si Spot Romantis Bareng Jagung Bakanya

www.tuguwisata.com – Menikmati wisata Jogja pasti tidak ingin hanya sekedar bertandang ke Malioboro saja kan gaes? lalu kemana sih selanjutnya jika sedang di Jogja namun ingin menikmati wisata malam? Selain Taman Pelangi masih ada banyak spot yang bisa kamu jadikan aternatif wisata malam bersama dengan keluarga, sahabat, maupun pasangan. Gunungkidullah satunya adalah wisata malam Bukit Bintang.

Namanya Bukit Bintang, sebuah bukit yang berada di Jalan Wonosari perbatasan Piyungan Bantul dan Patuk Gunungkidul. Apa yang menarik dari bukit bintang ini? apakah dari bukit ini bisa melihat bintang bertabur di langit? Benar, selain bintang bertabur di langit, juga bintang-bintang yang bertabur di bumi.

bukit bintang tugu wisata

Instagram: @jogjaku

Bukit Bintang Dengan Suguhan Kelap-kelip di Bumi Jogja Hingga Jagung Bakarnya

Bukit ini menjadi spot wisata malam yang cukup banyak diminati sebagai wisata malam. Lokasinya yang dipinggir jalan membuat siapapun yang sedang dalam perjalanan dari Jogja ke Gunungkidul maupun sebaliknya atau yang menyengajakan ke lokasi ini pasti terkagum dengan pemandangan indah hamparan kerlap-kerlip bintang di bumi. Bintang-bintang tersebut adalah potret Jogja di malam hari. Lampu yang menyinari dataran rendah kota Jogja kemerlip menyeruak membuat takjub kepada setiap pasang mata yang memandang.

Melihat potensi wisata malam yang menarik ini, warga di wilayah Pathuk tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa menjajakan panganan dan memberikan fasilitas kepada pengunjung sembari menikmati kota Jogja dari ketinggian.

Berkunjung ke Bukit Bintang ini tidak dikenakan biaya karena mungkin lokasinya yang berada di tebing dipinggir jalan Jogja-Wonosari. Namun pengunjung tetap dikenakan tarif parkir sejumlah Rp. 2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp. 5.00 untuk mobil. Parkir-parkir kendaraanpun berada di pelataran penginapan atau di tempat makan kawasan langsung.

Bagi Anda yang datang dari pantai Gunungkidul sangat bisa mampir ke lokasi ini dan juga bisa bermalam. Pasalnya di kawasan Bukit Bintang ini sudah banyak penginapan murah yang bisa dipilih jika ingin menikmati kerlipan Jogja beralama-lama.

bukit bintang tugu wisata

Instagram: @themanglung

Tapi Anda Baiknya Kamu Sediakan Pakaian Tebal Karena Suhu Disini Cukup Dingin

Untuk para pengunjung ada saran jika datang ke lokasi untuk tidak lupa membawa jaket atau penghangat badan lainnya karena di kawasan ini angin cukup kencang dan udara cukupp dingin. Berkaitan dengan hwa dingin di lokasi biasanya pengunjung juga memesan sesuatu yang bisa menghangatkan badan seperti wedang, kopi, teh hangat, mie rebus, dan spesialnya jagung bakar!

Jagung bakar di bukit bintang ini membuat keromantisan tersendiri bagi pengunjung yang datang berpasangan khususnya muda-mudi. Menatap hamparan kerlap-kerlip bintang yang bertabur di bumi kota Jogja semabri menyantap Jagung Bakar di lokasi ini, duhai elok nian malam di Bukit Bintang!

bukit bintang tugu wisatabukit bintang tugu wisata

Instagram: @abasbaskoro

Kalau tidak ingin berdiri ada baiknya kamu mengunjungi salah satu warung makan di lokasi sembari duduk lesehan. Bukit Bintang ini memang idola wisata malam Jogja deh! Jadi kapan kamu berkunjung ke Bukit Bintang lagi gaes? 😀 Yuk kesana bareng. Kami menyediakan paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Mulai dari sewa Avanza Jogja hingga sewa Alphard Jogja. Selamat berlibur. 🙂

Datang Ke Jogja Wajib Deh Ke Tugu Jogja, Sebuah Landmark Jogja Lengkap Dengan Filosofinya

www.tuguwisata.com – Kalau kalian menjejaki wisata di Jogja pasti sudah tidak asing lagi dengan ikon-ikon yang ada di kota Istimewa ini bukan? Selain Prambanan, Malioboro, pasti kalian mengenal Tugu Jogja yang berdiri di perempatan itu kan?

Tugu Jogja memang menjadi landmark kota Jogja yang sangat terkenal. Monumen ini berada di perempatan Jalan Pangeran Mangkubumi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan AM Sangaji, dan juga Jalan Diponegoro. Tugu Jogja ini telah berusia hampir 300 tahun lho. Tugu ini bukan sembarang tugu melainkan ada banyak rekaman sejarah dan makna di kota Yogyakarta.

Tugu Jogja Tugu Pal Putih Tugu Wisata

Instagram: @jogjaku

Kapan Berdirinya Tugu Jogja?

Tugu ini dibangun sekitar setahun setelah berdirinya Kraton Yogyakarta. Awal berdirinya Tugu ini menyatakan Manunggaling Kawul Gusti, semangat persatuan rakyat dan para penguasa untuk melawan penjajah pada masa itu.

Semangat persatuan tersebut disebut dengan golong gilig yang jelas tergambar di bangunan tugu. Tiang yang berbentuk silinder atau gilig, dan puncaknya yang berbentuk bulat atau golong. Oleh karena itu Tugu ini juga disebut sebagai Tugu Golong Gilig.

Tugu tersebut dibangun dengan pada awalnya dengan bentuk tiang silinder yang kemudian mengerucut ke atas. Bagian dasarnya berupa pagar yang melingkar. Sementara itu d bagian puncaknya berbentuk bulat. Dan untuk ketinggian bangunan Tugu itu sendiri awalnya hanya mencapai 25 meter.

Akan tetapi pada tanggal 10 Juni 1867 gempa yang menguncang kota Gudeg ini membuat bangunan Tugu tersebut runtuh. bisa diartika bahwa saat runtuh tugu tersebut masih dalam masa transisi sebelum makna persatuannya benar-benar tercermin.

Hingga pada tahun 1889, keadaannya berubah. Saat itu pemerintah Belanda membangun kembali dan merenovasi bangunan Tgu. Tugu yang dibuat berbentuk persegi dengan setiap sisinya dihias dengan semacam prasasti untuk menunjukkan siapa saja yang ikut andil dalam renovasi tersebut.

Bagian puncaknya sudah tidak lagi bulat melainkan kerucut yang runcing. Sementara itu ketinggiannya justru menjadi lebih rendah yakni sekitar 15 meter lebih rendah dari bangunan sebelumnya. Dari hasil renovasi tersebut akhirnya tugu tersebut dinamakan De Witt Paal atau Tugu Pal Putih.

tugu jogja tugu pal pputih tugu wisata

Instagram; @jogjaku

Ada Kisah Balik Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Tugu Jogja

Perombakan bangunan pada saat itu adalah taktik dari Belanda untuk mengikis persatuan antara rakyat dan raja. Akan tetapi semenjak melihat perjuangan rakyat dan raja yang berlangsung sesudah renovasi tersebut, akhirnya upaya Belanda gagal.

Jika Anda ingin berkunjung ke Tugu Yogyakarta sembari menilik filosofisnya adalah bangku yang berada di pojok jalan Mangkubumi. Kawasan Tugu ini juga menjadi kawasan wisata malam gratis bagi para pengunjung.

Menilik Tugu Jogja juga bisa lengkap dengan menyantap angkringan KR yang lokasinya tidak jauh dari kawasan Tugu Pal Putih. Selain angkringan pengunjung juga bisa menikmati Kopi Joss yang menjadi minuman kopi dari arang panas.

Selain sebagai wisata malam, banyak juga yang berfoto dengan background Tugu tersebut. Ada juga yang mengabadikannya sebagai foto Pre-Wedding dengan konsep Kejawen yakni menggunakan lurik serta becak yang menjadi kendaraan tradisional yang masih ada hingga saat ini di kota Jogja. Dari kota Istimewa yang penuh kenangan ini, sudahkah ada keinginan untuk menilik (kembali) kota ini? Anda tertarik wisata di Jogja dan sekitarnya namun tidak ingin ribet? Kami menyediakan paket tour Jogja murah yang asyik dan bikin liburan ngga pakai ribet. Kami juga menyediakan rental mobil Jogja yang bisa Anda gunakan untuk liburan atau juga kegiatan di Jogja. Mulai dari sewa Avanza Jogja hingga sewa Alphard Jogja. Selamat berlibur. 🙂

 

ALKID: ALUN-ALUN KIDUL SI WISATA MALAMNYA JOGJA YANG ASYIK

ALKID: ALUN-ALUN KIDUL SI WISATA MALAMNYA JOGJA YANG ASYIK

www.tuguwisata.com – Alun-Alun Kidul atau yang biasa akrab didengar dengan sebutan Alkid ini menjadi salah satu primadona wisata malam yang selalu ramai dikunjungi oleh penduduk. Lokasi Alun-alun Kidul ini berada di belakang Kraton, dekat dengan Taman Sari.

Alun Alun Kidul Jogja

Instagram: @shaimars

Filosofi

Catur Gatra Tunggal merupakan empat elemen dalam tatanan arsitektur tradisional Jawa. Di Jogja sendiri khususnya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat menempatkan Kraton, Masjid, Alun-Alun, dan juga Pasar. Masing-masing memiliki fungsi yakni sebagai pusat kekuasaan, tempat ibadah, kegiatan rakyat, dan juga perekonomian.

Yogyakarta sendiri memiliki dua alun-alun yang berada di depan dan belakang Kraton. Di depan Kraton sendiri adalah Alun-Alun Utara (Alun-Alun Lor) dan di belakang Kraton adalah Alun-Alun Selatan (Alun-Alun Kidul). Letak dari Kraton Ngayogyakarta merupakan sebuah garis imaginer yang menghubungkan antara Gunung Merapi, Kraton, dan Pantai Parangtritis.

Di halaman belakang dari kediaman Sultan Hamengkubuwono merupakan tempat sarat cerita. Yaitu dua folkore yang akrab dipanggil Alkid tersebut tentang keberadaannya. Dibangun supaya belakang Kraton terlihat sebagai mana bagian depannya. Oleh karena itu, tidak menghalangi laut selatan yang dijaga oleh Nyi Roro Kidul. Konon, penghuni laut selatan tersebut memiliki hubungan magis dengan Raja Mataram.

Alun ALun Kidul

Instagram: @utho22

Ada Cerita Masangin

Cerita keduanya adalah dari mitos yang melewati beringin kembar dengan mata tertutup yang mana permainan ini disebut dengan Masangin ‘Masuk dua beringin’. Adapun aturannya adalah dengan menutup mata menggunakan ikat kepala, wisatawan harus berjalan lurus sektar 20 meter dari depan Sasono Hinggil menuju ke tengah-tengah Ringin Kurung (dua beringin di tengah alun-alun). Meski seolah mudah, namun nyatanya tidak semua bisa berhasil. Banyak yang bukannya berjalan lurus malah dengan sendirinya berbelok ke arah kanan maupun kiri menuju ke para penjual yang jauh dari pohon beringin.

Kepercayaannya adalah jika berhasil melewati beringin kembar tersebut maka apa yang diinginkan pasti akan tercapai. Jadi jika ingin tercapai tentu harus berusaha sekuat tenaga dan tetap menjaga kebersihan hati.

Keseruan Masangin

Konon asal-usul masangin ini berawal dari ritual topo bisu ‘mubeng beteng’ (berkeliling benteng) di malam 1 Suro yang berakhir dengan melewati beringin. Di antara kedua beringin tersebut katanya ada rajah yang berfungsi menolak bala yang berusaha datang ke Kraton Yogyakarta.’oleh karena itu, hanya orang yang memiliki hari bersih hati dan tidak ada niat buruk yang bisa lolos. Jika pengunjung inginn mencoba bisa dengan menyewa penutup mata senilai Rp. 5.000.

Alun Alun Kidul

Instagram: @danielandrians

Ladang Rezeki untuk Pedagang

Keuntungan lain di luar mitos adalah rezeki yang mengalir untuk para pedagang. Di alun-alun Kidul yang dahulu tempat latihan prajurit kini berubah menjadi lokasi wisata dari berbagai kalangan dan rentang usia.

Dari anak kecil yang bermain gelembung, ketiran, layang-layang ketika sore, hingga bersepeda tandem dan odong-odong dengan lampu kelap kelip full music semakin membuat daya tarik wisata malam di Alkid ini. untuk bisa berkeliling meggunakan sepeda tandem dikenakan biaya sebesar Rp. 15.000 dan odong-odongnya Rp. 30.000 yang penuh lampu dan seat maksimal 6 orang. berolahraga dnegan kayuh pedal dan bernyanyi ria bersama kawan menjadi hal yang mengasyikan.

Selesai bermain kamu juga bisa ‘mlipir’ ke pinggiran jalan dengan memesan makanan. Duduk lesehan diatas tikar menjadi nuansa santai sembari menyeruput wedang ronde. Tidak puas haya itu kamu juga bisa ememsan aneka kuliner yang ada di Alun-Alun Kidul ini. Menarik bukan? Keseruan menikmati wisata malam Jogja ini akan lebih menarik kalau Anda ikut paket tour Jogja murah bersama kami. Rental mobil di Jogja juga kami sediakan untuk menemani perjalanan Anda selama di Jogja mulai dari rental mobil Avanza hingga rental mobil untuk rombongan seperti sewa mobil Hiace hingga rental mobil Alphard Jogja kami siap menyediakan.

Jogja memang selalu romantis di setiap sudutnya.

× 08112635846