Masjid Nurul Huda: Satu Dari Lima Pathok Negara di Sisi Barat

MASJID NURUL HUDA: SATU DARI LIMA PATHOK NEGARA DI SISI BARAT

www.tuguwisata.com – Dari banyaknya masjid yang ada di Jogja, ada lima masjid yang istimewa karena menjadi pathok negoro. Pathok negoro merupakan batas wilayah pada saat itu. Salah satu dari lima masjid yang disebut sebagai pathok negoro tersebut yakni Masjid Nurul Huda.

Masjid Nurul Huda merupakan salah satu masjid yang berada di desa Kauman, dusun Dongkelan, desa Tirtonirmolo, kecamatan Kasihan, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Pada tahun 1775 masjid dibangunlah masjid Nurul Huda yang menjadi salah satu pathok negoro. Tujuannya digunakan sebagai tempat ibadah juga sebagai benteng pertahanan.

Masjid Nurul Huda Pathok Negoro Dongkelan Tugu Wisata

Instagram: @abcdezebra

Sejarah

Sebuah kisah mengenai pengelolaan masjid dan penghulu dari masjid ini adalah beliau Kyai Syihabudin. Beliau adlaha seorang yang telah memenangkan sayembara yang mana Pangeran Mangkumi mencari pengawal yang memiliki kesaktian tinggi. Sang kyai tersebut adalah orang yang berilmu dan beragama juga memiliki kesaktian dianggap sangat sesuai untuk mengelola masjid yang pada mulanya memiliki tujuan untuk kegiatan agama serta tempat pertahanan.

Masjid yang menjadi pathok negara bagian barat ini pernah dibakar oleh Belanda saat perang Diponegoro. Alasannya adalah tempat ini menjadi lokasi para pemberontak tahun 1930. Saat selesainya perang Diponegoro, warga dan juga pihak Kraton Kasultanan Yogyakarta membangun lagi masjd ini dengan membangun bagian inti masjid yang dilanjutkan pada tahun 1948. Tahap renovasinya mengacu pada tulisan angka tahun yang berada di soko guru atau tiang masjid yang berada serambi masjid Nurul Huda ini.

Meski sudah mengalami perbaikan akan tetapi masjid ini tidak begitu banyak berubah. Kemudian pada tahun 1950an masjid ini sudah mengalami perubahan fungsi yang mana tidak digunakan sebagai lokasi pertahanan akan tetapi digunakan sebagai lokasi kegiatan agama saja misalnya untuk sholat, mengaji, dan juga kegiatan peringatan hari besar agama.

Arsitektur dan Fasilitas

Dilihat dari bangunannya masjid ini dapat dikatan sebagai masjid Pathok Negoro yang memiliki bangunan paling sederahana. Hal ini dapat dilihat dari bangunannya juga ornament yang ada. Seperti pada masjid pathok negara pada umunya yang dahulu menggunakan ijuk sebagai atap dan terasnya menggunakan terasa hitam kini berubah menjadi keramik putih polos. Di masjid ini masih terdapat bedug yang sudah berusia ratusan tahun yakni sekitar 106 tahun berwarna coklat. Bedug tersebut hingga kini masih berfungsi dengan baik yang ditabuh saat adzan akan berkumandang.

Fasilitas yang ada di masjid ini sudah ada kamar mandi, tempat wudhu dan juga area parkir. Selain itu sudah ada koleksi mukena, sarung, dan Qurโ€™an yang dapat digunakan untuk beribadah. Semoga keberadaaan pathok negoro sebagai saksi sejarah mengenai Kraton, Indonesia, dan juga Belanda tetap menjadi bangunan yang baik dalam pengelolaan maupun fungsi dari masjid tersebut.

Ingin mengunjungi masjid Nurul Huda pathok negoro ini? Kami menyediakan paket tour Jogja yang bisa Anda manfaatkan untuk jelajah kota Istimewa ini. Selain itu, kami juga menyediakan jasa rental mobil Jogja murah mulai dari sewa mobil Avanza hingga sewa mobil Alphard. Ayo liburan ke Jogja bersama kami. ๐Ÿ™‚